iniSO.co – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat telah memberdayakan lebih dari 46 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama satu tahun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program strategis nasional ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi lokal di berbagai daerah.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, pemberdayaan UMKM dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini telah berjumlah 19.188 unit dan tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.
“Sebanyak 46 ribu lebih UMKM telah beroperasi sebagai pemasok bahan baku dapur SPPG. Kolaborasi ini menciptakan rantai pasok pangan yang berkelanjutan, memberdayakan usaha kecil, serta memastikan bahan makanan berkualitas sampai ke tangan penerima manfaat,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa.
Selain mendorong pertumbuhan UMKM, Program MBG juga berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. BGN mencatat, lebih dari 780 ribu tenaga kerja kini terlibat aktif dalam operasional dapur SPPG, mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan makanan, hingga distribusi.
“Program SPPG juga berperan besar dalam pemberdayaan masyarakat. Lebih dari 780 ribu tenaga kerja terserap dan aktif dalam operasional dapur,” tambahnya.
Kehadiran SPPG di berbagai daerah dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Tidak hanya meningkatkan kapasitas dapur, SPPG juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta membangun keterampilan masyarakat di sektor pangan dan gizi.
Hingga saat ini, 55,1 juta penerima manfaat telah merasakan langsung dampak Program Makan Bergizi Gratis. Program ini menyasar kelompok rentan seperti balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Menurut Dadan, MBG memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Program ini sangat mendukung tumbuh kembang balita dan anak sekolah, menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta mencegah stunting sebagai fondasi mewujudkan Generasi Emas 2045,” tegasnya.
Melalui integrasi antara pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus menjadi instrumen penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.

