iniSO.co – Komitmen peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan ekonomi lokal kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui pembukaan Festival Seni dan Karya Pendidikan ke-III Tahun 2026 di Pesanggrahan, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Rabu.
Festival tersebut dibuka langsung oleh Asluchul Alif dan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sumber daya manusia di wilayah kepulauan terus menjadi prioritas daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik menegaskan bahwa Festival Seni dan Karya Pendidikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang aktualisasi bakat, kreativitas, dan pembentukan karakter generasi muda Bawean.
“Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus mendukung kegiatan positif yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Alif.
Mengusung tema “Experience is The Best Teacher for The Future”, festival ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif, mulai dari lomba seni, pameran karya siswa, bazar pendidikan, hingga pentas kreativitas pelajar lintas sekolah. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk mendorong pelajar belajar melalui pengalaman langsung di luar ruang kelas.
Sebelum membuka acara secara resmi, Wakil Bupati Gresik bersama rombongan menyempatkan diri meninjau stan pelaku UMKM yang meramaikan festival. Ia menyapa para pedagang dan membeli sejumlah produk kuliner khas Bawean sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.
Kehadiran UMKM dalam Festival Seni dan Karya Pendidikan menunjukkan sinergi nyata antara dunia pendidikan dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan ini tidak hanya memberi ruang ekspresi bagi pelajar, tetapi juga membuka peluang promosi dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat setempat.
Selain menjadi ajang pengembangan potensi pelajar, festival ini juga berperan sebagai wadah pelestarian budaya lokal Bawean. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan karya keterampilan siswa ditampilkan, memperkuat identitas budaya sekaligus menanamkan nilai kearifan lokal kepada generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Gresik menilai, penguatan pendidikan di wilayah kepulauan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
Festival Seni dan Karya Pendidikan diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Bawean agar lebih kreatif, berdaya saing, serta tetap berakar pada budaya lokal.
Melalui kolaborasi pendidikan, seni, dan UMKM, Pemkab Gresik optimistis pembangunan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan dan berkelanjutan.

