iniSO.co – Pemkab Gresik bersama Baznas Gresik resmi meluncurkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertajuk Z-Ifthar pada Ramadan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi pelaku UMKM selama bulan suci.
Sebanyak 35 UMKM binaan difasilitasi stand atau gerai bazar di kawasan Alun-alun Gresik, tepatnya di depan Pendopo Bupati Gresik. Kegiatan bazar Ramadan ini mulai digelar sejak Sabtu (21/2/2026) dan akan berlangsung selama 20 hari ke depan.
Program Z-Ifthar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Pemkab Gresik sekaligus Hari Jadi ke-539 Kota Gresik.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengatakan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mendorong peningkatan pendapatan UMKM, terutama saat jam berbuka puasa dan ngabuburit.
“Semoga dalam 20 hari ke depan para pelaku UMKM bisa berjualan dengan lancar. Momentum ngabuburit Ramadan ini kami harapkan menjadi peluang meningkatkan penjualan sebagai bekal menyambut Hari Raya,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani.
Sementara itu, Ketua Baznas Gresik, Muhammad Mujib, menjelaskan bahwa program Z-Ifthar merupakan bentuk sinergi antara Baznas RI dan Baznas Gresik dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat.
Tidak hanya difasilitasi tempat berjualan, setiap pelaku UMKM juga mendapatkan tambahan modal usaha sebesar Rp 300 ribu yang bersumber dari Baznas RI.
“Kami ingin memastikan dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sehingga usahanya berkembang dan kesejahteraan keluarga meningkat,” jelas Mujib.
Peluncuran program Z-Ifthar turut dimeriahkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh 85 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, menambah semarak suasana Ramadan di pusat kota.
Selain Z-Ifthar, Baznas Gresik juga menyiapkan sejumlah program sosial lainnya selama Ramadan. Salah satunya adalah layanan ganti oli gratis bagi ratusan pengemudi ojek online sebagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Gresik berharap penguatan sektor UMKM selama Ramadan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

