iniSO.co – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfi Nurul Hidayah secara resmi membuka kegiatan “Si Pandan” (Serba-serbi Panji Ramadan) di kawasan Pasesi, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Minggu (22/2). Kegiatan bazar Ramadan ini menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjajakan aneka menu berbuka puasa sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Acara yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Panji tersebut menghadirkan berbagai stan kuliner dan minuman khas Ramadan yang ramai dikunjungi warga. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong semangat kewirausahaan masyarakat setempat.
Camat Panji, Kiptiyah Rikawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Si Pandan awalnya tidak masuk dalam rencana program kecamatan. Namun berkat dukungan berbagai pihak, kegiatan tetap dapat terselenggara dengan baik.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Situbondo. Karena beliau berdua menjadi semangat bagi kami sekaligus magnet bagi pengunjung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran kecamatan membuat kegiatan ini tidak sepenuhnya dibiayai APBD. Sebagian besar pendanaan justru berasal dari dukungan pihak ketiga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“APBD Kecamatan Panji sangat minim mungkin hanya sekitar 10 persen. Selebihnya dari dukungan berbagai pihak. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih atas support pihak ketiga tersebut,” jelasnya.
Menurut Kiptiyah, bazar Ramadan ini merupakan komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung pemberdayaan UMKM sejalan dengan visi misi kepala daerah. Pemerintah juga berupaya menyediakan alternatif lokasi agar masyarakat tetap bisa berjualan selama Ramadan.
UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Situbondo
Sementara itu, Bupati yang akrab disapa Mas Rio menegaskan bahwa sektor usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Ia menyebut mayoritas aktivitas ekonomi masyarakat Situbondo berasal dari sektor mikro seperti pertanian, perikanan, perdagangan, dan UMKM.
“Capaian pertumbuhan ekonomi Situbondo terus meningkat di tengah keterbatasan anggaran. Itu semua ditopang dari pergerakan UMKM dari desa hingga kota,” jelasnya.
Mas Rio menilai, penurunan angka kemiskinan dapat dicapai dengan mendorong masyarakat aktif berwirausaha dan membangun usaha mandiri. Ia juga menekankan pentingnya dukungan perbankan dalam memberikan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Menurutnya, keadilan akses pembiayaan harus menjadi perhatian bersama agar pelaku usaha kecil tidak mengalami kesulitan mendapatkan modal usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta Plt Sekretaris Daerah untuk mengaktifkan kembali fasilitas rumah kemasan yang selama ini tidak difungsikan. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pengembangan produk UMKM sekaligus menghidupkan kembali pusat oleh-oleh khas Situbondo.
“Rumah kemasan itu tolong dihidupkan kembali supaya pusat oleh-oleh Situbondo bisa kembali hidup,” tegasnya.
Mas Rio memastikan Pemerintah Kabupaten Situbondo akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk kegiatan bazar UMKM seperti Si Pandan.
“Program UMKM seperti ini akan saya dukung terus, karena dari sinilah denyut pertumbuhan ekonomi masyarakat akan terus bergerak,” pungkasnya.

