iniSO.co – Kecamatan Junrejo menggelar musyawarah persiapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai bagian dari sinkronisasi program pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan usulan masyarakat selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Batu.
Camat Junrejo, Parman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sinkronisasi aspirasi masyarakat melalui Musrenbang yang sebelumnya digelar di tingkat desa dan kelurahan.
“Kecamatan Junrejo telah melakukan sinkronisasi usulan masyarakat sesuai arah kebijakan Pemkot Batu melalui Musrenbang yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Menurutnya, penyusunan usulan dilakukan berdasarkan berbagai potensi strategis yang dimiliki wilayah Junrejo, mulai dari sektor pertanian, industri kreatif, hingga pariwisata berbasis komunitas.
Dari hasil rekapitulasi, terdapat total 241 usulan pembangunan untuk tahun 2027. Mayoritas masih didominasi sektor pembangunan fisik dengan rincian 194 usulan infrastruktur, 37 usulan ekonomi produktif, serta 10 usulan sosial budaya.
Perwakilan legislatif daerah pemilihan Junrejo, Ludi Tanarto yang juga Wakil Ketua II DPRD Kota Batu, mengingatkan pentingnya selektivitas dalam pengusulan program. Ia menekankan bahwa setiap usulan harus memenuhi asas rasionalitas agar benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Kami bersama jajaran dewan di Dapil Junrejo berkomitmen penuh untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini agar dapat terakomodir dalam APBD Kota Batu. Namun usulan harus rasional dan berdampak ke masyarakat luas,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Batu Soroti Minimnya Usulan UMKM
Menanggapi hasil Musrenbang Junrejo, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto memberikan sejumlah catatan penting kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar merespons usulan masyarakat secara langsung, terutama program prioritas yang berdampak besar.
Ia juga meminta dukungan legislatif melalui pemanfaatan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD mengingat keterbatasan pendanaan akibat pengurangan transfer ke daerah (TKD).
“Kami harap Kepala SKPD bisa merespons usulan yang prioritas dan berdampak besar ke masyarakat. Terkait strategi pendanaan yang terbatas karena pengurangan TKD, saya harap dukungan legislatif melalui pemanfaatan Pokir DPRD,” ungkapnya.
Heli bahkan mendorong setiap anggota DPRD untuk mengampu minimal satu hingga dua kegiatan di setiap desa dengan merujuk pada bank data usulan yang telah disusun pemerintah daerah.
Namun demikian, ia menyoroti masih minimnya usulan di sektor UMKM, padahal Kecamatan Junrejo dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan di Kota Batu.
“Saya mengajak para kepala desa untuk lebih kreatif. UMKM di Kecamatan Junrejo luar biasa, buatlah usulan yang menyentuh pemberdayaan, pelatihan, atau permodalan, bukan sekadar bangunannya saja,” pesannya.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kota Batu berharap perencanaan pembangunan di Kecamatan Junrejo dapat lebih tepat sasaran, berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mampu mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.

