iniSO.co – Sebanyak 100 pelaku UMKM perempuan di Kabupaten Jember didorong untuk meningkatkan kapasitas digital agar mampu bersaing di era pemasaran berbasis online. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan UMKM perempuan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital.
Kegiatan edukasi digital UMKM tersebut digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Jember pada Selasa (21/4/2026), bertepatan dengan momentum Hari Kartini. Pelatihan ini menitikberatkan pada strategi pemasaran digital, pemanfaatan platform online, hingga penguatan kesiapan administrasi usaha.
Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM DPC PDIP Jember, Dewi Eliana, menegaskan pentingnya pendampingan bagi UMKM perempuan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
“Perempuan harus mampu bersaing di era digital, termasuk memasarkan produk secara online,” ujarnya.
Menurut Dewi, pemanfaatan platform digital, termasuk menjadi afiliator, merupakan strategi efektif yang perlu dikuasai pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan digitalisasi, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal secara luas, bahkan hingga pasar nasional.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kesiapan administrasi usaha tetap menjadi faktor utama sebelum masuk ke pasar digital. Dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga legalitas lainnya harus dipenuhi agar produk memiliki daya saing dan mampu membangun kepercayaan konsumen.
“Kalau administrasi sudah lengkap, konsumen akan lebih yakin terhadap produk yang dipasarkan,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.30 WIB ini juga menghadirkan narasumber dari Koalisi Perempuan Indonesia, Emma Kemalawati, serta pegiat tanaman organik Fitriah Mustika Yekti. Para narasumber memberikan wawasan praktis terkait pengembangan usaha, pemasaran digital, hingga peluang ekonomi berbasis komunitas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan UMKM perempuan di Kabupaten Jember tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Penguatan kapasitas digital UMKM perempuan dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong ekonomi inklusif serta meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah di era digitalisasi.

