iniSO.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan pertunjukan seni Wastra Magetan dalam ajang Misi Dagang dan Investasi Jatim–Kalteng 2026 di Palangkaraya, Kamis (23/4/2026). Pagelaran ini menjadi etalase kekuatan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif daerah di tingkat nasional.
Penampilan tersebut didukung penuh oleh Bank UMKM Jatim bersama talenta Raka-Raki Jawa Timur serta seniman batik dan tari lokal Magetan. Kolaborasi ini mempertegas sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi daerah.
Melalui gerakan Tari Jalak Lawu dan peragaan busana batik tulis, Wastra Magetan menampilkan kekayaan budaya lokal yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga bernilai ekonomi kompetitif.
Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad, menegaskan dukungan tersebut sebagai bagian dari strategi memperluas eksposur produk nasabah binaan.
“Kami mendukung penuh langkah Pemprov Jatim dalam mempromosikan Wastra Magetan. Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi panggung bagi produk UMKM agar semakin dikenal luas,” ujarnya.
Art Director pertunjukan, Embran Nawawi, menjelaskan konsep yang diangkat melalui tema Ambeganing Lawu, Jiwaning Magetan, Raghaning Jawi Wétan sebagai representasi kekuatan budaya Jawa Timur.
“Wastra Magetan bukan sekadar kain, melainkan representasi seni budaya Jawa Timur yang memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global,” jelasnya.
Koleksi busana yang ditampilkan merupakan karya desainer Magetan, Ulfa Mumtaza, yang mengangkat motif khas daerah seperti pring sedapur. Ragam batik seperti Sidomukti, Ranyoto, dan Sembogem juga dihadirkan melalui koreografi tari yang memikat.
Dalam misi dagang tersebut, Bank UMKM Jatim turut memfasilitasi tiga UMKM unggulan asal Magetan, yakni produsen batik, olahan keripik buah, dan kerupuk rambak. Produk-produk ini menunjukkan keragaman sekaligus kekuatan sektor UMKM Jawa Timur.
Irwan menambahkan, pihaknya sengaja menghadirkan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk menunjukkan diversitas ekonomi daerah. Dukungan pembiayaan dan akses pemasaran diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas dan menembus pasar luar daerah.
“Melalui peningkatan akses pembiayaan dan pemasaran, kami ingin UMKM Jawa Timur tidak hanya kuat di daerah, tetapi juga kompetitif di tingkat nasional,” tegasnya.
Partisipasi dalam misi dagang ini menjadi bukti komitmen Bank UMKM Jatim sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM sekaligus melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif berkelanjutan.

