SURON.CO, Jakarta – Sebanyak 300 mitra UMKM dapat bergabung dalam program Sarinah Pandu tahun ini. Program ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Seperti dengan PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo) hingga Bank Indonesia.
“Tahun ini kita akan targetkan ada beberapa batch. Satu batch bisa untuk mengundang 300 UMKM dari semua subsector. Seperti fesyen, food and beverage , wastra, art and craft, kriya dan lain-lain,” ujar Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati usai mengisi acara Rakernas Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) yang digelar di Jakarta, Kamis (23/2).
Program capacity building ini, lanjut dia, mendukung ekosistem pengembangan produk retail semacam training dan pendampingan. Kemudian diberikan akses pemasaran serta akses pembiayaan dari Himpunan Bank Negara (Himbara) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Adapun program yang diluncurkan bersamaan dengan peresmian wajah baru Sarinah, telah meluncurkan 20 batch yang telah berjalan. Tujuannya agar mitra UMKM dapat bergabung menjadi mitra Sarinah. Kemudian sebanyak 3 batch program ini sudah dipamerkan di gedung yang berada di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat ini.
Ke depan ia mengungkapkan bakal bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya yang memiliki program corporate social responsibillity (CSR). “Karena mereka banyak sekali dana CSR tapi masih sangat membutuhkan program-program yang pas untuk turut mendukung UMKM,” tukasnya.
PT Sarinah menghadirkan Pandu Sarinah sebagai program yang mewadahi UMKM binaan pilihan untuk berkarya. Kemudian, dikembangkan peluang sesuai potensinya sehingga UMKM dapat maju atau naik kelas. Sarinah sebagai aggregator membuka kesempatan untuk para mitra atau calon mitra untuk bersama-sama belajar mengembangkan usahanya.(*)

