SURON.CO, Trenggalek – Founder dan CEO Yayasan UMKM Perempuan Perintis (UPrintis) Indonesia Novita Hardini menggelar workshop yang diikuti 100 kader perempuan Sekolah Perempuan Anak Difabel dan kelompok Rentan (Sepeda Keren).Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2023.di Trenggalek.
Kegiatan itu difokuskan pada upaya pelibatan kaum hawa di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek. Mereka bisa berkontribusi dalam upaya pengentasan masalah stunting atau kekerdilan atau gangguan pertumbuhan akibat gizi kronis di daerah setempat.
“Oleh karena itu, bersamaan dengan semangat memperingati Hari Lahir Pancasila ini kami pun mengajak kegotongroyongan berbagai pihak dalam membangun Trenggalek. Sebagaimana prinsip dan nilai dasar Pancasila sebagai fundamental negara Indonesia,” kata Novita.
Tokoh UPritis Indonesia yang juga ketua Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek ini mengaku sadar betul bahwa perannya menjadi sangat strategis. Apalagi sebagai mitra pemerintah dalam menekan angka stunting, dan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Trenggalek.
Lanjut dia, Pancasila adalah dasar negara yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap ketidakadilan ekonomi yang berujung pada terciptanya kemiskinan.
“Penekanan angka kemiskinan harus dilakukan dengan berbagai pendekatan intervensi di sektor pendidikan, dan sektor kesehatan. Masyarakat susah mengerti informasi tentang pendidikan kalo asupan yang dilihat, didengar, dan dimakan itu tidak bergizi untuk kesehatan tubuh. Tubuh yang sehat sudah pasti mengajak jiwa ikut sehat,” ujarnya.
Sejauh ini, Kabupaten Trenggalek tercatat meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Nasional dalam Penanganan Stunting pada tahun 2019 hingga 2022.(*)

