SURON.CO, Blitar – Kemeriahan mewarnai Kota Blitar. Tepat pada Hari Jadi Kota Blitar ke-118, Wali Kota Santoso membuka secara resmi Bazar Ramadan 2024 di sepanjang Jalan Kenanga. Bazar Ramadan ini menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dan menjangkau lebih banyak pembeli.
Berbagai produk unggulan dari UMKM Kota Blitar tersaji di bazar ini. Mulai dari makanan dan minuman khas Ramadan, aneka busana, hingga kerajinan tangan. Selain itu, organisasi kemasyarakatan seperti KNPI, Ok Oce, AUM dan Asumi, PKK, dan KWT juga turut memeriahkan bazar dengan memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Wali Kota Santoso dalam sambutannya mengatakan bahwa Bazar Ramadan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM, bazar ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan Ramadhan dengan harga yang terjangkau.
“Di bulan Ramadan, momen seperti ini sangat dinanti. Bazar ini memberikan manfaat bagi semua pihak, baik penjual maupun pembeli,” ujar Wali Kota Santoso.
Kepada para pedagang, Wali Kota Santoso menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan pelayanan agar pembeli merasa puas dan kembali berbelanja.
Beliau juga mengingatkan agar para pedagang tidak menjual produk kadaluarsa, makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya, serta tidak mengurangi timbangan.
Menariknya, Wali Kota Santoso telah menginstruksikan seluruh jajaran ASN untuk membelanjakan gaji THR-nya di UMKM dan pasar-pasar tradisional, termasuk Bazar Ramadan ini. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membantu para pelaku UMKM di Kota Blitar.
“Ini menjadi komitmen kita untuk memajukan UMKM dengan memberdayakan produk lokal. ASN harus menjadi contoh dengan belanja Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta di UMKM dan pasar-pasar tradisional seperti Pasar Templek, Pon dan Legi,” tegas Santoso.(*)

