SURON.CO, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah meyakini, Festival Rujak Uleg yang digelar setiap tahun ini akan mengangkat ekonomi UMKM. Pasalnya, Festival Rujak Uleg melibatkan ratusan UMKM di Kota Surabaya.
“Festival ini jelas memberi dampak positif bagi ekonomi UMKM kuliner. Mereka juga peserta festival dengan menggelar aneka makanan andalan. Semua makanan tradisional ada di Festival Rujak Uleg,” kata Laila Mufidah.
Festival yang digelar Pemkot Surabaya itu patut diapresiasi. Selain bentuk nyata dalam pelestarian makanan tradisional, festival itu juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian pelaku UMKM. Terutama pelaku kuliner.
Bahkan lebih dari itu, festival tahunan itu akan menjadi bagian terpenting dalam pengembangan industri pariwisata di Surabaya. Kuliner selama ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan dalam maupun luar negeri.
“Kalau masyarakatnya berdaya, angka pengangguran terus turun dan kemiskinan bisa dientaskan. Salah satu caranya dengan menggandeng pelaku UMKM. Warga menjadi pelaku ekonomi dalam setiap kegiatan Pemkot Surabaya,” kata Laila.
Dikatakannya, agar festival ini tidak sekadar rutinitas, DPRD bersama Pemkot Surabaya akan terus mengevaluasi pelaksanaan Festival Rujak Uleg. Tidak hanya dari sisi tampilan yang harus diperkaya.
Tapi yang jauh lebih penting adalah festival tahunan itu harus memberi nilai tambah bagi perekonomian warga. “Masyarakat bisa menikmati dan berpartisipasi dalam festival makanan tradisional ini,” kata mantan guru PAUD ini.
Festival Rujak Uleg menjadi salah satu rangkaian acara menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-731 yang diperingati setiap tanggal 31 Mei. Pimpinan DPRD ini berharap warga Surabaya makin sejahtera, angka stunting terus turun, dan kemiskinan bisa ditangani.(*)

