Minke.id – Kelompok 50 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses melaksanakan program pendaftaran toko ke Google Maps sebagai upaya membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan visibilitas mereka di dunia digital. Program ini berlangsung sejak 10 Januari hingga 20 Januari 2025 dan berhasil mendaftarkan sejumlah toko ke Google Maps, memungkinkan pelanggan menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah.
Program ini dimulai dengan tahap persiapan pada 10 Januari 2025, di mana tim KKM Kelompok 50 melakukan koordinasi dengan pemilik toko untuk mengumpulkan data usaha yang diperlukan. Informasi seperti nama toko, alamat, nomor kontak, kategori bisnis, jam operasional, serta foto tampak luar dan dalam toko dikumpulkan sebagai langkah awal pendaftaran.
Pada 12 Januari 2025, tim mengadakan sosialisasi kepada para pemilik toko mengenai manfaat pendaftaran usaha di Google Maps. Dalam sesi ini, para pemilik toko diberikan wawasan tentang bagaimana kehadiran bisnis mereka di platform digital dapat meningkatkan jumlah pelanggan serta membangun kredibilitas usaha.
Setelah mendapatkan pemahaman yang cukup, pada 13 Januari 2025, tim mulai mengumpulkan data tambahan dan foto toko sebagai bagian dari proses pendaftaran. Keesokan harinya, pada 14 Januari 2025, pendaftaran dilakukan melalui Google Business Profile. Setelah semua informasi dimasukkan, Google mengirimkan kode verifikasi melalui surat pos untuk memastikan keabsahan data.
Pada 17 Januari 2025, setelah kode verifikasi diterima, tim KKM membantu pemilik toko dalam menyelesaikan proses verifikasi akun mereka. Dengan selesainya tahap ini, toko resmi terdaftar di Google Maps dan dapat muncul dalam pencarian pelanggan.
Keberhasilan program ini membawa dampak positif bagi UMKM lokal di Malang. Dengan terdaftar di Google Maps, para pelaku usaha kini lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Selain itu, pemilik toko juga dapat memperbarui informasi bisnis mereka, seperti jam operasional, layanan yang tersedia, serta menanggapi ulasan pelanggan.
Salah satu peserta program, Bapak Rudi, pemilik warung makan di Malang, mengungkapkan rasa syukurnya. “Dulu pelanggan sulit menemukan lokasi warung saya, tapi sekarang dengan adanya Google Maps, usaha saya lebih dikenal dan pelanggan bisa langsung menuju ke lokasi dengan mudah,” ujarnya.
Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata KKM Kelompok 50 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung digitalisasi UMKM. Dengan meningkatnya persaingan bisnis di era digital, kehadiran usaha di Google Maps menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Diharapkan program ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam membantu UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan usaha mereka.

