Minke.id – Wali Kota Batu, Nurochman, atau yang akrab disapa Cak Nur, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Batu. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga, pada Senin (7/4).
Cak Nur meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memanfaatkan ruang kosong yang masih tersedia di area pelayanan tersebut.
“Kami melihat masih banyak gerai yang kosong. Ruang-ruang itu bisa dimaksimalkan untuk menampilkan produk UMKM unggulan dari Kota Batu,” ujar Cak Nur.
Cak Nur menilai MPP Among Warga memiliki potensi besar tidak hanya sebagai pusat layanan publik, tetapi juga sebagai etalase produk lokal. Dengan banyaknya masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, eksistensi produk UMKM di lokasi strategis ini akan meningkatkan daya tarik sekaligus promosi secara langsung.
“Setiap hari ada masyarakat yang beraktivitas di MPP. Produk lokal yang terpajang bisa langsung dilihat, dan ini peluang bagus untuk memperkenalkan UMKM kita,” ungkapnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan ekonomi lokal dan penciptaan pasar bagi produk UMKM berkualitas.
Di sisi lain, masyarakat Kota Batu mengapresiasi peningkatan kualitas layanan di MPP Among Warga. Kehadiran berbagai dinas dalam satu atap, dengan akses mudah dan pelayanan profesional, dinilai sangat membantu masyarakat.
“Kita memiliki MPP yang cukup lengkap dan modern. Tinggal dipercantik layout-nya agar suasananya lebih segar, bisa dengan menambahkan bunga atau dekorasi lain yang membuat pengunjung lebih nyaman,” ujar Cak Nur.
Cak Nur dan Wakil Wali Kota, Heli Suyanto, berkomitmen memperkuat dua fungsi utama MPP Among Warga: pusat pelayanan publik yang cepat dan responsif, serta sarana promosi produk lokal. Keduanya ingin menjadikan MPP sebagai wajah pelayanan modern yang humanis dan inklusif.
Tak hanya itu, Pemkot Batu juga menyediakan Call Center 112, sebagai saluran respons cepat atas keluhan dan masukan dari warga. Hal ini memperkuat posisi Kota Batu sebagai kota yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan desain layanan yang terintegrasi dan perhatian serius terhadap pemberdayaan UMKM, MPP Among Warga diharapkan menjadi role model pelayanan publik di tingkat nasional. Tidak hanya efisien dan cepat, tetapi juga menjadi tempat yang hidup, inspiratif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

