iniSO.co – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Sidoarjo telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp617 miliar kepada 21.249 debitur hingga Mei 2026. Penyaluran pembiayaan tersebut didominasi sektor produktif dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan UMKM di Kabupaten Sidoarjo.
Branch Manager BRI BO Sidoarjo, Sudono, mengatakan realisasi KUR selama lima bulan pertama tahun 2026 menunjukkan komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Dari total penyaluran KUR yang mencapai Rp617 miliar, sekitar Rp392 miliar atau 63 persen disalurkan ke sektor produksi. Pembiayaan tersebut mencakup bidang perdagangan, industri pengolahan, dan berbagai sektor jasa yang menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Sidoarjo melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami melihat banyak potensi di bidang perdagangan dan industri pengolahan yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk berkembang,” ujar Sudono, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, kemudahan akses permodalan melalui program KUR memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing usaha.
Selain menjadi instrumen pembiayaan usaha, penyaluran KUR juga mendukung pelaksanaan program Astacita Pemerintah yang berfokus pada penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, perluasan kesempatan kerja, dan pemerataan pembangunan daerah.
BRI BO Sidoarjo tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga memberikan pendampingan usaha, edukasi keuangan, serta berbagai program pemberdayaan bagi para debitur. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaku UMKM mampu mengelola usaha secara berkelanjutan dan berkembang lebih kompetitif.
“Kami berkomitmen terus mendampingi pelaku UMKM, tidak hanya melalui permodalan tetapi juga pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga mengedukasi pelaku usaha agar melek digital dan memanfaatkan platform penjualan online sehingga kapasitas usaha dapat meningkat dan naik kelas,” tegas Sudono.
BRI optimistis penyaluran KUR yang berfokus pada sektor produktif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian di Kabupaten Sidoarjo.

