Minke.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II menjalin kemitraan strategis dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sidoarjo melalui kegiatan Business Development Service (BDS) atau Layanan Pengembangan Bisnis. Program ini bertujuan mendukung UMKM agar lebih paham perpajakan, pembiayaan, ekspor, hingga pemanfaatan fasilitas fiskal.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Agustin Vita Avantin, menegaskan pentingnya sinergi antara pajak dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi.
“UMKM bukan hanya tulang punggung perekonomian, tetapi juga mitra strategis dalam membangun negeri,” kata Vita.
Melalui kegiatan BDS, para pelaku UMKM diberikan pembekalan materi mengenai kewajiban perpajakan, akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi), peluang ekspor, serta berbagai insentif pajak yang dapat dimanfaatkan.
Menurut Vita, pengetahuan tersebut diharapkan mampu membuat UMKM naik kelas sehingga usaha yang dijalankan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkelanjutan.
“UMKM yang patuh pajak dan dikelola dengan baik bisa menjadi contoh usaha yang mendukung pembangunan ekonomi nasional sekaligus memperluas basis pajak,” ujarnya.
Selain itu, Kanwil DJP Jawa Timur II menekankan bahwa pajak seharusnya tidak dipandang sebagai beban, melainkan kontribusi nyata untuk membangun negeri. Dana pajak yang terkumpul akan kembali ke masyarakat dalam bentuk peningkatan infrastruktur, fasilitas publik, serta iklim usaha yang lebih sehat.
Program BDS ini diharapkan memotivasi UMKM di Sidoarjo untuk terus berkembang, berinovasi, dan memperkuat peran mereka dalam mendukung perekonomian nasional.
“Sepulang dari kegiatan ini, kami ingin seluruh pelaku UMKM semakin semangat untuk berkembang,” tutup Vita.

