Minke.id – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor fesyen terus menunjukkan perkembangan pesat, terutama dari kerajinan ecoprint. Produk ramah lingkungan dengan ciri khas motif dedaunan dan bunga alami ini kini tidak hanya diminati pasar lokal, tetapi juga telah berhasil menembus pasar internasional seperti Jepang, Australia, hingga Eropa.
Ecoprint dikenal dengan proses pembuatan yang sederhana, minim limbah, namun menghasilkan motif unik dan eksklusif. Dengan hanya bermodalkan kain, dedaunan atau bunga, plastik, dan proses pengukusan, para pelaku UMKM mampu menghadirkan produk bernilai jual tinggi.
Ketua Asosiasi Ecoprint Indonesia (AEPI) Jawa Timur, Lindawati, menyebut keunggulan utama ecoprint terletak pada keunikan motifnya.
“Produk fesyen dari ecoprint ini banyak diminati karena setiap motif berbeda dan tidak ada yang sama persis. Hal ini memberikan kesan eksklusif bagi pemakainya,” jelasnya, Senin (15/9).
Lindawati menambahkan, ecoprint kini digemari lintas generasi karena desainnya fleksibel dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya.
Antusiasme pasar juga datang dari konsumen seperti Radya Ayu, pembeli produk ecoprint. Ia mengaku tertarik karena motifnya yang unik sekaligus ramah lingkungan.
“Saya bangga bisa mendukung produk lokal berkualitas. Ecoprint tidak hanya cantik, tapi juga ramah lingkungan,” ujarnya.
Melihat potensi besar ini, Rumah BUMN Jawa Timur aktif mendukung UMKM ecoprint melalui pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi promosi. CEO Muda Rumah BUMN Jatim, Selma Lady Diana, menyebut dukungan difokuskan pada peningkatan kualitas, pemasaran digital, serta akses ke pameran nasional dan internasional.
“Kami ingin produk ecoprint Jawa Timur semakin dikenal dan diminati di seluruh dunia,” tegas Selma.
Saat ini, ecoprint karya pengrajin Jawa Timur telah sukses diekspor ke berbagai negara. Keunikan motif alami dan kualitas yang bersaing membuat ecoprint kian diminati konsumen global. Dengan tren fesyen ramah lingkungan yang semakin berkembang, ecoprint diprediksi akan terus bersinar di masa depan.
Didukung pemerintah, asosiasi, dan lembaga swasta, UMKM ecoprint Jawa Timur semakin siap menjadi wajah fesyen berkelanjutan Indonesia di kancah dunia.

