Minke.id – Produk UMKM asal Kabupaten Gresik siap menembus pasar internasional melalui ajang China Fisheries & Seafood Expo (CFSE) 2025 yang digelar di Qingdao, China. Melalui PT Ajibakuh Anugerah (ABA), berbagai produk olahan ikan laut resmi diberangkatkan hari ini, Jumat (24/10/2025).
Pelepasan ekspor ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik, Nurul Haromaini Fandi Ahmad Yani, perwakilan Bea Cukai, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gresik.
Nurul menjelaskan, sebanyak 18 produk UMKM Gresik berhasil lolos kurasi untuk mengikuti pameran makanan laut terbesar di Asia tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PT Aji Baku Anugerah karena telah membuka jalan bagi pelaku UMKM Gresik. Target kami, para pelaku usaha bisa meningkatkan kualitas dan kualifikasinya agar kelak mampu ekspor secara mandiri,” ujar Nurul.
Menurutnya, keikutsertaan UMKM Gresik di CFSE 2025 menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan pasar dan memperkenalkan potensi produk lokal ke dunia internasional.
Ajang China Fisheries & Seafood Expo (CFSE) merupakan pameran dagang makanan laut terbesar di Asia yang mempertemukan para profesional dari seluruh rantai pasokan global. Pameran ini menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan, memasarkan, serta memperdagangkan produk perikanan dan olahan laut.
Nurul berharap partisipasi UMKM Gresik di ajang internasional tersebut akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kesempatan ini bisa membuka celah ekspor baru dan memperkenalkan produk Gresik sebagai komoditas unggulan di pasar global,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Ajibakuh Anugerah (ABA), Imanda Putri, menjelaskan bahwa CFSE 2025 akan digelar pada 29–31 Oktober 2025 di Qingdao, China.
PT ABA, kata Imanda, akan menempatkan produk-produk UMKM Gresik di lokasi strategis agar menarik perhatian pembeli internasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kualitas produk seafood dari UMKM Gresik tidak kalah dengan produk negara lain. Ini menjadi jembatan untuk memperluas pasar dan memperkuat brand UMKM Gresik di kancah global,” ungkap Imanda.
Ia menegaskan, keikutsertaan ini bukan hanya tentang pameran, tetapi juga langkah nyata untuk membuka peluang ekspor dan memperkuat posisi UMKM Gresik sebagai pemain potensial dalam industri seafood internasional.

