Minke.id – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengeluarkan kebijakan tegas yang menarik perhatian publik. Ia mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo untuk membeli makanan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, bukan dari luar daerah.
“Saya wajibkan ASN di Pemda membeli makanan dari UMKM Situbondo sendiri, dilarang beli dari luar Situbondo,” tegas Yusuf Rio saat mengisi Seminar Modal Dasar UMKM Naik Kelas di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemkab Situbondo dalam menumbuhkan dan memperkuat daya saing UMKM lokal agar semakin berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Pemkab Situbondo sangat berkepentingan menumbuhkan UMKM sebagai instrumen dasar penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Tak hanya berhenti pada kebijakan konsumsi produk lokal, Pemkab Situbondo juga menyiapkan skema bantuan permodalan tanpa bunga bagi pelaku UMKM.
“Bunga dari modal yang dipinjam dibayar oleh Pemkab,” jelas Bupati Rio.
Kebijakan ini diharapkan bisa menjadi solusi konkret bagi pelaku usaha kecil yang selama ini terkendala modal usaha akibat beban bunga pinjaman.
Meski berbagai dukungan telah digulirkan, Yusuf Rio menilai masih banyak pelaku usaha yang belum memahami strategi meningkatkan omzet, mengurus perizinan, dan mengembangkan pemasaran produk.
“Karena tidak tahu caranya, orang bisa urung niat jualan. Di sini dibutuhkan pendampingan, di samping perubahan mindset agar pelaku usaha mau terus belajar dan tidak mudah menyerah,” terang Bupati muda tersebut.
Kinerja sektor UMKM di Situbondo menunjukkan dampak positif yang signifikan. Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, angka kemiskinan berhasil turun dari 11,51 persen menjadi 11,17 persen.
Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari berbagai sektor unggulan, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan kuliner.
“UMKM terbukti efektif menurunkan kemiskinan dan membuka lapangan kerja. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha lokal harus terus diperkuat,” pungkasnya.

