Minke.id – DPRD Jawa Timur terus mendorong penguatan kemandirian ekonomi perempuan pelaku UMKM melalui pelatihan keterampilan yang aplikatif. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan dimsum yang digelar bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur.
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, mengatakan pelatihan tersebut menjadi contoh nyata upaya peningkatan kapasitas perempuan, khususnya ibu rumah tangga, agar mampu membuka peluang usaha baru dari rumah.
“Para ibu ini adalah penggerak ekonomi keluarga. Setiap keterampilan baru adalah pintu peluang baru,” ujar Lilik, Minggu (14/12/2025).
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim itu menegaskan, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, dukungan berupa pelatihan yang mudah diterapkan dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha mandiri sangat dibutuhkan.
Menurutnya, UMKM perempuan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.
“Pelatihan seperti ini sangat relevan karena langsung bisa dipraktikkan dan dikembangkan menjadi usaha rumahan,” jelasnya.
Lilik menjelaskan, pelatihan pembuatan dimsum tidak hanya menekankan pada teknik memasak semata. Peserta juga dibekali pengetahuan kewirausahaan, mulai dari menciptakan produk bernilai jual, menjaga kualitas rasa, hingga memperhatikan standar higienitas dan kemasan.
“Kami ingin UMKM perempuan di Jawa Timur tidak hanya bertahan, tetapi mampu membangun produk yang punya rasa, ciri khas, dan daya jual yang kuat,” tegas Lilik.
Ke depan, DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperluas akses pelatihan dan pendampingan UMKM, khususnya bagi perempuan. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha perempuan yang mandiri secara ekonomi dan berkontribusi langsung pada kesejahteraan keluarga.
Dengan sinergi antara DPRD Jatim, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM, penguatan ekonomi perempuan diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang inklusif dan berkelanjutan.

