Minke.id – Komitmen mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar naik kelas terus diperkuat. Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, menggelar sosialisasi Program Ultra Mikro BUMN yang berkolaborasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Universitas Islam Lamongan (Unisla), Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret Komisi VI DPR RI dalam memperkuat sinergi antara BUMN dan UMKM, agar pelaku usaha kecil mendapatkan dukungan yang lebih maksimal, baik dari sisi pembiayaan maupun pengembangan bisnis.
Ahmad Labib menjelaskan bahwa Komisi VI DPR RI saat ini memiliki program kolaborasi strategis antara BUMN dan UMKM yang dikenal sebagai program impulsif BUMN. Program tersebut dirancang untuk mempercepat pertumbuhan UMKM agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.
“Komisi VI sekarang ada program kolaborasi antara BUMN dengan UMKM. Ini disimpulkan sebagai program impulsif BUMN. Melalui program ini, UMKM kita dorong agar mendapat dukungan maksimal sehingga bisa lebih berkembang,” ujar Ahmad Labib, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar.
Sebagai putra daerah Lamongan, Ahmad Labib menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh BUMN dalam mendukung UMKM di Indonesia, tidak hanya sebatas pendanaan.
Menurut Ahmad Labib, ekosistem UMKM tidak bisa berjalan optimal jika hanya mengandalkan sektor keuangan. Oleh karena itu, Komisi VI DPR RI mendorong pendekatan yang lebih menyeluruh.
“Programnya nanti ada yang berupa inklusi keuangan dan inklusi bisnis. Ekosistem UMKM itu tidak mungkin berjalan hanya dari sektor keuangan saja. Dukungan rantai pasok produk serta peran BUMN sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan keuangan UMKM,” tegasnya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan UMKM yang tidak hanya bankable, tetapi juga memiliki akses pasar dan jaringan bisnis yang kuat.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Lamongan (Unisla), Abdul Ghofur, menyambut positif kegiatan sosialisasi Ultra Mikro BUMN yang digelar di kampus terbesar di Kabupaten Lamongan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan kolaborasi ini. Kami berharap ke depan ada kerja sama di bidang lain yang mampu mendukung program kampus berdampak, seperti inkubasi bisnis mahasiswa dan program lain yang sejalan dengan visi Unisla,” ujar Abdul Ghofur.
Ia menilai, sinergi antara DPR RI, BUMN, dan perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak lahirnya wirausaha muda dan UMKM yang inovatif.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan pemaparan materi langsung dari perwakilan PT Pelindo. Materi yang disampaikan mencakup peluang kolaborasi UMKM dengan BUMN, penguatan kapasitas usaha, serta pemanfaatan ekosistem bisnis yang dimiliki Pelindo.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pelaku UMKM, akademisi, dan mahasiswa mampu memahami peluang besar kolaborasi dengan BUMN sebagai langkah nyata menaikkan kelas UMKM di Indonesia.

