Minke.id – Ratusan ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi atas pelatihan kewirausahaan yang telah mereka ikuti. Workshop ini dinilai memberi bekal penting bagi perempuan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan di tengah ketatnya persaingan pasar.
Salah satu peserta, Agustina, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti workshop UMKM PDI Perjuangan Banyuwangi yang digelar selama dua hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPC PDI Perjuangan Banyuwangi yang telah melatih kami menjadi wirausaha. Semoga ilmu yang diberikan ini bermanfaat untuk mengembangkan usaha kami,” ujar Agustina, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, materi pelatihan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mencakup manajemen keuangan, strategi menghadapi persaingan pasar, hingga pemasaran digital.
“Tanpa keterampilan yang memadai, usaha hanya akan berjalan stagnan atau bahkan mengalami penurunan omzet. Pelatihan UMKM ini menjadi langkah penting agar usaha bisa terus berkembang,” tambahnya.
Sekadar diketahui, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar workshop UMKM bertema “Membangun Bisnis Berkelanjutan untuk Perempuan Hebat” selama dua hari berturut-turut. Pada hari kedua, kegiatan ini diikuti ratusan ibu-ibu dan kader perempuan, bertempat di Balesaji Desa Dadapan, Kecamatan Kabat.
Workshop ini bertujuan untuk memberdayakan kader perempuan, mendorong keterlibatan mereka dalam kewirausahaan, serta memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Made Swastiko, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen partai dalam mendorong UMKM perempuan agar naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi.
“Melalui workshop UMKM ini, PDI Perjuangan mendorong UMKM yang dikelola perempuan agar lebih maju dan berdaya saing, sejalan dengan konsep ekonomi berdikari Bung Karno,” ujar Made Swastiko saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga selaras dengan program Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, yakni UMKM Naik Kelas, yang bertujuan menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kuat, inovatif, dan siap bersaing di era digital.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang UMKM DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, H. Eko Soekartono, menegaskan bahwa UMKM merupakan nadi perekonomian daerah, terutama di wilayah pedesaan.
“UMKM terbukti tangguh menghadapi guncangan ekonomi dan berfungsi sebagai jaring pengaman saat terjadi krisis. Karena itu, sektor ini harus terus didorong agar mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, PDI Perjuangan Banyuwangi berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan motivasi kepada pelaku UMKM agar semakin tangguh menghadapi tantangan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

