Minke.id – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Jawa Timur Tahun 2026 tidak hanya menjadi forum konsolidasi program dan penguatan tata kelola lembaga, tetapi juga menampilkan bukti nyata komitmen Lazismu dalam penguatan ekonomi umat. Hal tersebut terlihat dari kehadiran pameran produk UMKM binaan Lazismu yang meramaikan arena Rakerwil.
Puluhan produk unggulan UMKM binaan Lazismu dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik dipamerkan secara rapi dan menarik dalam kegiatan yang digelar di Hotel Horison GKB Gresik, Jumat (19/12/2025). Beragam produk makanan mendominasi pameran, mulai dari kerupuk ikan Sidayu, opak jepit, keripik usus, basreng, keripik singkong, hingga produk kerajinan rajut hasil karya pelaku usaha lokal.
Kehadiran produk UMKM dalam Rakerwil Lazismu Jawa Timur 2026 menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Lazismu tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program produktif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan pemberdayaan, Lazismu mendorong pelaku UMKM untuk tumbuh, mandiri, dan memiliki daya saing.
Penanggung jawab Program UMKM Lazismu Gresik, Lu’luatul Usroh, S.Psi, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu strategi utama Lazismu dalam mendukung ketahanan ekonomi umat.
“Melalui program pemberdayaan ekonomi, Lazismu hadir mendampingi para pelaku usaha kecil agar mampu bangkit, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, produk-produk yang ditampilkan merupakan hasil pembinaan berkelanjutan, mulai dari pelatihan manajemen usaha, pendampingan produksi, peningkatan kualitas kemasan, hingga perluasan akses pemasaran. Pameran UMKM ini juga menjadi sarana promosi sekaligus penguatan jejaring bisnis antarwilayah Lazismu se-Jawa Timur.
Rakerwil Lazismu Jawa Timur 2026 diikuti sekitar 139 peserta dari berbagai daerah. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat membeli produk UMKM binaan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan ekonomi umat.
Selain transaksi langsung, para pengelola Lazismu daerah menjadikan pameran ini sebagai inspirasi untuk mereplikasi program pemberdayaan UMKM di wilayah masing-masing, sehingga dampak zakat produktif dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lazismu Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga amil zakat yang profesional, amanah, dan berkemajuan. Dukungan terhadap UMKM bukan sekadar program pelengkap, melainkan menjadi bagian integral dari misi besar Lazismu dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkokoh ketahanan ekonomi bangsa.
Rakerwil Lazismu Jawa Timur 2026 menjadi momentum penting bahwa sinergi antara pengelolaan zakat dan pemberdayaan UMKM mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan umat sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional.

