iniSO.co – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun kepada 947.000 nasabah sepanjang Januari hingga Maret 2026. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu Retno, mengatakan perseroan terus berperan aktif dalam memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha di Indonesia.
“Penyaluran KUR mencapai Rp47,09 triliun kepada 947.000 nasabah pada periode Januari sampai dengan Maret 2026,” ujarnya dalam konferensi pers pemaparan kinerja BRI Triwulan I 2026, Kamis (30/4/2026).
Dari total penyaluran tersebut, sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan porsi mencapai 42 persen atau senilai Rp19,8 triliun. Tingginya alokasi ke sektor ini mencerminkan fokus BRI dalam mendukung sektor produktif yang memiliki dampak signifikan terhadap ketahanan ekonomi nasional.
Selain mendorong UMKM melalui KUR, BRI juga memperkuat kontribusinya dalam mendukung berbagai program pemerintah. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada pembiayaan usaha, tetapi juga mencakup sektor perumahan dan bantuan sosial.
Viviana menjelaskan, BRI turut menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp17,13 triliun kepada lebih dari 125.000 debitur pada periode yang sama.
“Selain KUR dan KPR subsidi, BRI juga terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai program pemerintah lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, BRI juga terlibat dalam penyaluran sejumlah program bantuan sosial non-tunai, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako stimulus, hingga Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Tak hanya itu, BRI juga mendukung program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.
Langkah ini menegaskan komitmen BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi domestik melalui inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.

