iniSO.co – Bank Jatim Cabang Ponorogo menginisiasi Bazar Murah UMKM Ramadhan Kareem di Mixzone Creative Hub selama sepekan, mulai Senin (2/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menggandeng puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ponorogo.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengapresiasi kepedulian Bank Jatim dalam mendukung penguatan UMKM melalui bazar murah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuka ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang dengan memasarkan produk langsung kepada konsumen.
“Membuka ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang,” kata Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, saat membuka bazar murah di Mixzone Creative Hub yang berlokasi di Jalan Pramuka.
Mengusung tema Ramadhan Kareem (Murah Hati), bazar ini juga menyediakan 600 paket sembako murah selama lima hari pelaksanaan. Setiap paket dijual seharga Rp60 ribu dengan isi 3 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng.
Menurut Bunda Lis, langkah Bank Jatim tersebut selaras dengan semangat berbagi di bulan suci Ramadan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kesempatan bagi ibu-ibu untuk belanja sembako murah. Keberadaan bazar akan menggerakkan roda ekonomi, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal,” terangnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank Jatim Ponorogo Siti Herminingsih menegaskan bahwa Bazar Murah UMKM Ramadhan Kareem bukan sekadar ajang jual beli, melainkan bagian dari komitmen memperkuat ekosistem UMKM di Ponorogo.
“Menyediakan sarana bagi pelaku UMKM untuk lebih mengenalkan produk mereka. Produk-produk unggulan terpajang di bazar kali ini,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi antara perbankan dan pelaku UMKM tidak hanya berhenti pada akses permodalan dan pembiayaan, tetapi juga menyentuh aspek pemasaran guna meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan adanya Bazar Murah UMKM Ramadhan Kareem di Mixzone Creative Hub Ponorogo, Bank Jatim optimistis sinergi antara perbankan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah selama Ramadan 2026 sekaligus memperkuat posisi UMKM di pasar yang lebih luas.

