iniSO.co – Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Kota Surabaya masa bakti 2024-2029 resmi dilantik di halaman Balai Kota Surabaya, Taman Surya. Dalam pelantikan tersebut, Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti resmi mengemban amanah sebagai Ketua Kadin Surabaya.
Prosesi pelantikan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Eri Cahyadi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, serta Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri.
Berbeda dari pelantikan sebelumnya, agenda kali ini digelar di ruang terbuka dan diramaikan pesta rakyat serta gebyar UMKM sebagai bentuk kedekatan dunia usaha dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kadin Surabaya juga menyerahkan secara simbolis 733 bibit pohon mahoni kepada Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Asisten II Pemkot Surabaya, Syamsul Hariadi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kadin Surabaya yang dinilai langsung bergerak merangkul pelaku UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Surabaya merupakan kota jasa dan perdagangan yang roda utamanya adalah pergerakan ekonomi. Kehadiran Kadin sebagai wadah pengusaha memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah,” ujar Syamsul.
Ia menegaskan Pemkot Surabaya siap bersinergi dengan Kadin Surabaya hingga akhir masa jabatan tahun 2029, terutama dalam mempersiapkan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
“Tahun depan ada Porprov yang dihadiri seluruh kota di Jawa Timur. Peran Kadin untuk meningkatkan dan melatih UMKM sangat dibutuhkan. Jika Kadin kuat, maka UMKM juga akan hebat sehingga ekonomi Surabaya dapat tumbuh lebih cepat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan pelantikan di Taman Surya memiliki makna simbolis sebagai ruang keterbukaan dan kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat.
“Kadin tidak boleh hanya hadir di ruang rapat, tetapi harus hadir di tengah masyarakat. Senior kami mengajarkan nilai tabah, jujur, dan setia. Tabah menghadapi tantangan zaman, jujur menjaga amanah, dan setia pada perjuangan ekonomi bangsa,” tegas pria yang akrab disapa Andi itu.
Andi mengungkapkan, meski baru dilantik secara resmi, Kadin Surabaya di bawah kepemimpinannya telah bergerak selama 1,5 tahun terakhir dengan mencatatkan lebih dari 139 agenda kerja.
Ke depan, Kadin Surabaya akan fokus pada sejumlah program strategis, mulai dari membuka jejaring pasar global, penguatan SDM, pelatihan UMKM, hingga persiapan menyambut Porprov 2027 melalui kolaborasi bersama KONI Surabaya untuk menggerakkan ekonomi kreatif dan mendukung pedagang kecil.
“Kami akan banyak berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya, termasuk melalui klinik investasi DPMPTSP untuk kurasi produk, pelatihan naik kelas, pengurusan NIB, hingga sertifikasi halal gratis,” ujarnya.
Ia menambahkan tantangan ekonomi ke depan, seperti disrupsi teknologi dan ketegangan geopolitik global, membutuhkan kolaborasi semua pihak agar ekonomi inklusif di Surabaya dapat terwujud.
“Hari ini kami diingatkan bahwa jabatan bukan soal kehormatan pribadi, tetapi tanggung jawab untuk bekerja lebih keras. Kami membutuhkan dukungan, doa, dan kolaborasi dari semua pihak karena Kadin tidak bisa berjalan sendiri,” pungkasnya.

