iniSO.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memborong berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat mengunjungi pasar murah di Jalan Anggrek, Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Senin (6/7/2026). Langkah tersebut dilakukan bukan sekadar menyerap produk lokal, tetapi juga menjadi bagian dari proses kurasi untuk membuka peluang UMKM menembus pasar yang lebih luas.
Dalam kunjungannya, Khofifah membeli beragam produk makanan dan minuman dari pelaku UMKM. Sebagian produk dibagikan kepada masyarakat, sementara sisanya dibawa sebagai sampel untuk proses kurasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Bukan mborong, setiap kita pasar murah selalu mengkoordinasikan dengan Disperindag Kabupaten/Kota untuk bisa menggerakkan UMKM mereka,” ujar Khofifah.
Menurutnya, pembelian produk UMKM dalam jumlah tertentu merupakan bagian dari upaya pemerintah menilai kualitas dan kesiapan produk agar dapat dipasarkan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Sepertinya kita melihat sederhana, tetapi bagi Pemprov ini juga sebagian menjadi kurasi,” katanya.
Khofifah menjelaskan, produk yang lolos proses kurasi akan diprioritaskan mengikuti berbagai program promosi, termasuk misi dagang dan peluang ekspor apabila terdapat permintaan dari mitra maupun lembaga terkait.
“Kalau lolos kurasi, ada permintaan dari komisi lain atau badan ekspor, kita sudah tahu sumber-sumbernya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kunjungan langsung ke stan UMKM juga menjadi kesempatan bagi Pemprov Jatim untuk mengidentifikasi produk-produk yang memiliki potensi berkembang sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain mendukung pengembangan UMKM, pasar murah juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.
“Ini sebagai bentuk ikhtiar stabilisasi harga dan pengendalian inflasi. Ini adalah bagian dari sinergi yang kita lakukan bersama pemerintah kabupaten/kota. Stabilisasi harga itu penting, pengendalian inflasi juga penting,” pungkas Khofifah.

