Author: Arif

Dari Negara Pascakolonial Menuju Negara Peradaban Indonesia Oleh: Kusbachrul, SH (Alumni Fakultas Hukum Universitas Jember) Mengapa Soekarno Selalu Kembali? iniSO.co – Setiap bulan Juni, bangsa ini seperti dipaksa kembali menatap cermin sejarahnya sendiri. Nama Soekarno hadir lagi, bukan sekadar sebagai gambar di dinding kantor pemerintahan, bukan sekadar sebagai patung, nama jalan, atau kutipan pidato yang dipakai untuk membuka upacara. Ia hadir sebagai pertanyaan yang belum selesai. Ia hadir sebagai luka. Ia hadir sebagai suara dari masa lalu yang terus menggugat masa kini: sudahkah Indonesia benar-benar merdeka? Pada 1 Juni 2001, tepat seabad kelahiran Soekarno, M. Imam Aziz menulis esai reflektif…

Read More

Oleh: Tri Prakoso, SH., M.HP (Alumni FH Universitas Jember) Sebuah Pemandangan di Lantai 42, Manhattan iniSO.co – Bayangkan seorang manajer investasi di sebuah hedge fund di New York. Ia duduk di ruang kerjanya yang sunyi, hanya ditemani oleh enam layar monitor yang menyala. Secangkir kopi hitam di tangan kirinya. Sebatang cerutu Kuba di asbak kristal. Di hadapannya, terminal Bloomberg Professional menampilkan ribuan titik data dalam warna-warna yang hanya dipahami oleh mereka yang telah bertahun-tahun membaca bahasa pasar. Ia tidak perlu berteriak di televisi. Ia tidak perlu menulis utas di media sosial. Ia bahkan tidak perlu menelepon siapa pun pada saat…

Read More

Oleh: Tri Prakoso, SH., M.HP (Alumni FH Universitas Jember) iniSO.co – Pada awal Juni 2026, rupiah kembali memasuki ruang kecemasan. Nilai tukarnya bergerak di kisaran Rp17.000-an per dolar Amerika Serikat. Bagi sebagian orang, itu hanya angka pasar. Bagi ekonom teknokrat, itu gejala tekanan eksternal. Bagi pelaku pasar, itu sinyal volatilitas. Namun bagi rakyat, pelemahan rupiah adalah ancaman yang perlahan masuk ke dapur: harga pangan impor naik, biaya energi membengkak, ongkos produksi meningkat, subsidi tertekan, dan daya beli makin rentan. Ironisnya, pada saat yang sama, indikator makro tertentu tampak jinak. Inflasi masih berada dalam target. Pertumbuhan uang beredar atau M2 masih…

Read More

iniSO.co – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing UMKM Indonesia melalui inovasi digital dan perluasan akses pasar ekspor. Upaya tersebut dilakukan agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mampu bersaing di pasar domestik maupun global di tengah perubahan perdagangan dunia yang semakin dinamis. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri saat membuka SME Workshop Indonesia 2026: Innovate to Scale bertema Mendorong Pertumbuhan UMKM Indonesia dengan Inovasi Digital yang digelar US-ASEAN Business Council (USABC) di Badung, Bali, Jumat (5/6). Menurut Wamendag Roro, pelaku UMKM tidak cukup hanya menghasilkan produk berkualitas. Mereka juga harus…

Read More

iniSO.co – Platform pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, LinkUMKM BRI, telah dimanfaatkan oleh 16,46 juta pelaku usaha hingga April 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan digital yang disiapkan BRI untuk memperkuat kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong UMKM naik kelas. Melalui LinkUMKM BRI, pelaku usaha dapat mengakses berbagai layanan pengembangan bisnis yang terintegrasi dalam satu platform. Saat ini, LinkUMKM BRI menghadirkan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, serta layanan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan LinkUMKM BRI…

Read More

Oleh: Hadipras  iniSO.co – Di meja warung kopi, ketika asap rokok berpilin dengan aroma arabika, sebuah pertanyaan menggelitik dilemparkan ke tengah gelanggang: jika “keamburadulan” negeri ini bisa dikuantifikasi, berapakah angka yang pantas kita sematkan? Sebuah pertanyaan yang sekilas naif, namun sejatinya menuntut pertanggungjawaban ilmiah yang rigid atas rasa frustrasi kolektif yang selama ini hanya mengendap menjadi sinisme publik. Bukan perkara lazim dalam ilmu sosial menghitung “persen signifikansi” dari sebuah kekacauan dengan presisi matematis layaknya hukum fisika kuantum. Namun, jika kita memijakkan kaki pada konsensus para ilmuwan politik, ekonom institusional, serta sosiolog yang jernih memandang realitas, konklusi numerik itu menyeruak dengan…

Read More

Oleh: Hadipras  iniSO.co – Sejarah manusia adalah sejarah penaklukan. Kita pernah menaklukkan jarak dengan roda, menaklukkan kegelapan dengan api, dan menaklukkan ketidaktahuan dengan aksara. Namun, di tengah perjalanan peradaban, manusia menciptakan sebuah entitas yang awalnya diniatkan sebagai pelayan, tetapi kini justru bertransformasi menjadi ‘majikan tunggal yang mutlak: uang’. Sejak lembaran Kode Hammurabi mencatat praktik riba di Mesopotamia sekitar 3000 SM, hingga Thales memonopoli alat pemeras zaitun di Yunani kuno, benih-benih “predasi finansial” sebenarnya telah tertanam. Manusia menemukan cara spekulatif agar “uang bisa membiakkan uang” tanpa perlu memeras keringat di ladang riil. Nilai waktu diperdagangkan melalui bunga; risiko masa depan ditebak…

Read More

Oleh: Hadipras  iniSO.co – Sebuah Perenungan tentang Nalar, Keserakahan, dan Batas Ekologis Kekuasaan Bayangkan sebuah rimba yang lebat. Pikiran awam kita akan segera menunjuk harimau yang mengaum lantang atau singa politik yang gemar memamerkan taring di atas podium sebagai penguasa tertinggi. Namun, benarkah mereka berada di puncak rantai makanan? Di medan laga kekuasaan yang sejati, sejarah berulang kali membisikkan koreksi: top predator bukanlah ia yang paling bising, melainkan kekuatan hening yang memiliki hak prerogatif untuk mengatur siapa yang boleh berburu, kapan perburuan dimulai, di mana ladangnya, dan dengan aturan siapa. Ia adalah wujud dari ‘meta-kekuasaan’—sebuah kekuasaan atas kekuasaan itu sendiri.…

Read More

Oleh: Hadipras  iniSO.co – Tulisan ini terinspirasi obrolan Rocky Gerung di podcast Hersubenopoint  kemarin yang nyambung dengan artikel saya sebelumnya yang mengkritik kesenjangan kebijakan macro economic dengan kebutuhan penanganan serius sektor riil. Dalam ruang rapat berpendingin udara, ekonomi sering kali diringkas menjadi angka statistik yang steril: nilai tukar rupiah, kurva inflasi, atau grafik PDB. Namun di luar jendela kaca, ekonomi adalah urusan dapur yang kekurangan beras, tentang kecemasan jutaan orang tua yang menyaksikan tabungannya menguap, dan tentang runtuhnya fondasi sosial penopang republik. Hari ini, Indonesia berada di persimpangan jalan. Riuh rendah rumor politik mengenai pergantian Menteri Keuangan sebenarnya bukan sekedar…

Read More

iniSO.co – Upaya memperkuat promosi produk UMKM lokal terus dilakukan di Mojokerto. Olivia Bakery menghadirkan inovasi kemasan khusus bertajuk Oleh-Oleh Khas Mojokerto yang menggabungkan berbagai produk unggulan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kota dan Kabupaten Mojokerto dalam satu paket oleh-oleh. Inovasi tersebut diharapkan mampu memperluas pemasaran produk lokal sekaligus memperkuat identitas kuliner khas Mojokerto di kalangan wisatawan dan masyarakat luar daerah. Penggagas program, Ferry Gunawan, mengatakan kemasan Oleh-Oleh Khas Mojokerto lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan wadah promosi yang terintegrasi bagi produk UMKM Mojokerto Raya. “Isi dalam kotak ini merupakan kolaborasi antara produk Olivia Bakery dengan berbagai produk…

Read More