iniSO.co – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu tumbuh berkelanjutan melalui penguatan branding, digitalisasi usaha, serta sertifikasi halal. Upaya tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pelatihan Digital Marketing dan Pendampingan Legalitas Usaha serta Sertifikasi Halal yang digelar Lembaga Pengembang UMKM PDM Lamongan di Tanjung Kodok Beach Resort, Ahad (24/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta dari unsur PCM, PCPM, PCNA se-Lamongan serta pelaku UMKM itu menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas pelaku usaha Muhammadiyah agar lebih adaptif menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan pasar. Wakil Ketua PDM Lamongan, M. Anwar, menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki…
Author: Arif
iniSO.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik terus mendorong penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tengah derasnya arus investasi dan industrialisasi di wilayah Kabupaten Gresik. Langkah strategis yang dilakukan yakni memaksimalkan sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 5 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Kemitraan Kegiatan Berusaha di Daerah sebagai instrumen pemerataan ekonomi sekaligus penguatan daya saing produk lokal. Anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Noto Utomo, menegaskan regulasi tersebut menjadi payung hukum penting untuk memastikan pelaku UMKM memperoleh ruang yang lebih luas dalam ekosistem investasi daerah. “UMKM harus menjadi bagian dari…
iniSO.co – Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan sektor perdagangan, ketahanan pangan nasional, dan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK, Dicky Kartikoyono, dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Jakarta, Senin (26/5/2026). Dicky menegaskan, pengembangan ekonomi daerah membutuhkan dukungan ekosistem keuangan yang kuat, inklusif, dan mampu menjangkau sektor-sektor produktif masyarakat. Menurutnya, sektor jasa keuangan memiliki peran strategis dalam memastikan pembiayaan dapat mengalir secara optimal kepada pelaku UMKM,…
iniSO.co – Pemerintah menyiapkan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp300 triliun pada 2026 untuk mendorong peningkatan omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan hasil monitoring pemerintah, pelaku UMKM yang memperoleh akses pembiayaan melalui program KUR mampu meningkatkan omzet usaha hingga 34 persen. “Dari hasil monitoring, peningkatan omzet UMKM itu sekitar 34 persen, dan PAD tumbuh sekitar 18 hingga 27 persen. Selanjutnya kita lihat realisasi KUR sampai April sekitar Rp111 triliun,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (25/5/2026). Menurutnya, pemerintah akan terus menggenjot penyaluran KUR karena dinilai…
Oleh: Ni Kadek Ayu Wardani, S.T. (Ketua DPC GMNI Surabaya Raya) Ketika Olahraga Menjadi Cermin Negara iniSO.co – Ada saat ketika olahraga tidak lagi cukup dibaca sebagai urusan gelanggang, medali, piala, atau seremoni kemenangan. Ada saat ketika hingar-bingar sorak sorai di tribun tidak lagi mampu menutupi pertanyaan-pertanyaan sunyi yang menggerogoti fondasi sistem dari dalam. Dalam titik tertentu, olahraga menjelma menjadi cermin paling jujur tentang bagaimana negara bekerja: apakah ia hadir untuk melindungi warga, atau sekadar membiayai struktur; apakah ia membangun manusia, atau mempertahankan organisasi; apakah ia menempatkan atlet sebagai subjek pembangunan, atau hanya menjadikan atlet sebagai ornamen legitimasi kekuasaan yang…
Sebuah Refleksi Sufistik atas Puncak Perjalanan Ruhani dalam Khazanah Kitab-Kitab Klasik Oleh: Tri Prakoso iniSO.co – DI suatu senja yang hening, ketika langit mulai memerah dan angin berbisik di sela-sela dedaunan, seorang murid datang kepada gurunya dengan hati yang bergetar. Sudah bertahun-tahun ia berjalan di jalan para pencari, sudah beribu malam ia habiskan dalam sujud dan tangis, sudah berjuta dzikir ia lantunkan dengan lidah dan hatinya. Namun satu pertanyaan terus menggelayut di relung jiwanya yang paling dalam. Dengan suara yang hampir tak terdengar, ia bertanya, “Wahai Syaikh, kapankah aku akan sampai kepada Allah?” Sang guru—seorang lelaki tua yang matanya menyimpan…
Sebuah Renungan Sufistik untuk Para Peziarah Baitullah Oleh: Tri Prakoso iniSO.co – DI keheningan padang Arafah, ketika mentari perlahan merangkak turun di ufuk barat dan jutaan manusia bersimpuh dalam balutan kain putih tak berjahit, ada satu getaran batin yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Di sanalah, di hamparan tanah yang diselimuti doa dan air mata, seorang hamba berdiri di persimpangan antara dirinya dan Tuhannya. Tidak ada sekat. Tidak ada hijab. Yang ada hanyalah kesadaran telanjang tentang kemahakecilan manusia di hadapan kemahabesaran Sang Pencipta. Momen inilah yang oleh para sufi disebut sebagai waqt—sebuah titik temu antara waktu dan keabadian, di mana jiwa…
Oleh: Tri Prakoso iniSO.co – Di sebuah sudut pengajian yang bersahaja, puluhan tahun silam, seorang ulama kharismatik dari Kediri melontarkan kalimat yang diam-diam meruntuhkan seluruh bangunan teori pendidikan modern. KH. Ahmad Djazuli—yang lebih akrab disapa Gus Miek—berkata lirih, namun penuh daya tusuk: “Dandani anak, dandani bojo, nggae cangkem, nggae kata-kata, nasehat niku mpun boten usum. Sing usum damel getaran bathiniyyah. Termasuk anake difatihai siji-siji, sopo weruh, kenek sinare fatihah, dadi kebuka anak-anake dadi sholeh, gelem nyantri, gelem sholat.” Kalimat itu sederhana dalam struktur, tetapi menyimpan gempa spiritual yang dahsyat. Ia adalah deklarasi pergeseran peradaban: dari era kata-kata menuju era getaran…
Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP (WKU Bidang Migas Kadin Jatim) iniSO.co – Di tengah ingar-bingar perayaan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118, sebuah kicauan singkat dari akun @FAHayekSays pada 22 Mei 2026 lalu memantik kembali perdebatan tua yang tak pernah usai: “An economist who is only an economist cannot even be a good economist.” Kalimat Friedrich August von Hayek—ekonom dan filsuf kelahiran Wina yang menerima Nobel Ekonomi 1974—itu seakan menjadi bara di padang ilalang kering ekonomi Indonesia. Sebab, di republik ini, hampir seperempat abad pasca-Reformasi, para ekonom masih saja dielu-elukan sebagai dukun teknokrat yang resep-resepnya dianggap sakti, padahal berkali-kali mereka gagap menghadapi…
Oleh: Tri Prakoso iniSO.co – Pada sebuah sepertiga malam yang dingin, atau di sela-sela terik siang yang menyengat, jutaan tubuh membentuk formasi vertikal menghadap kiblat. Kepala tertunduk, pandangan jatuh ke tempat sujud, lisan terkunci dalam takbir agung. Lalu, di antara heningnya qiyam dan puncak kekhusyukan, kedua tangan bergerak: kanan di atas kiri, menyilang di bawah dada, bertumpu di atas pusar. Bagi sebagian besar, gerakan ini adalah formalitas fikih, sebuah ritus yang diwariskan turun-temurun. Namun, bagi para salik—pejalan ruhani yang mengarungi samudra hakikat—lipatan tangan itu bukan sekadar postur. Ia adalah isyarat kosmik, sebuah peta perjalanan yang menuntun jiwa dari ketersesatan fatamorgana…
