SURON.CO, Malang – Sebanyak 60 pelaku UMKM antusias mengikuti workshop di Malang Creative Center (MCC). Pelatihan fokus menggunakan media sosial (medsos) TikTok Shop.
TikTok Shop dinilai menjadi media yang efektif untuk memasarkan produk. Oktober 2023 lalu sempat ditutup pemerintah karena dianggap merugikan UMKM lokal. Kemudian Desember 2023 dibuka lagi, dengan regulasi baru.
Workshop yang berjudul Rahasia Sukses Tiktokshop: Mengubah Followers menjadi Pelanggan Setia tersebut menjadi wadah untuk meng-edukasi pelaku UMKM di Kota Malang. Tujuannya agar dapat memanfaatkan medsos untuk memasarkan produk mereka.
Director Social Bread Surabaya Frida Taniago mengatakan, kebanyakan pelaku UMKM sudah mengenal TikTok tetapi mereka tidak tahu bagaimana cara membuat konten hingga mengunggahnya. Di tengah pertumbuhan era digital yang pesat ini, dia mengatakan, UMKM harus bisa memanfaatkan teknologi untuk memajukan bisnisnya.
“Hari ini kami memberikan materi tentang cara membuat konten di TikTok. Ternyata banyak sekali yang belum tahu cara dasarnya,” ungkapnya.
Sehingga pihaknya memberikan strategi memulai memasarkan bisnis di TikTok. Juga teknik mengelola pelanggan agar tetap tertarik membeli produk yang ditawarkan.
Dia mengatakan, saat ini TikTok juga memberikan persyaratan Nomor Izin Berusaha (NIB) untuk pengusaha yang menggunakan TikTok Shop, sehingga hanya produk lokal saja yang dapat berjualan di sana. “Di Kota Malang banyak sekali UMKM yang berpotensi,” tuturnya.(*)

