Minke.id — Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadiri Malang City Expo (MCE) 2025 yang digelar di Gedung Kartini, Jumat (2/5).
Acara yang mengusung tema “A Celebration of Local Creation” ini menjadi ajang strategis untuk mendorong UMKM lokal naik kelas dan siap bersaing di pasar nasional hingga global.
Kehadiran Wahyu Hidayat tidak hanya sebagai bentuk dukungan moral, namun juga bagian dari implementasi program unggulan Dasa Bakti Ngalam Laris, yang merupakan turunan dari program seribu event yang tengah digencarkannya. “Acara ini menjadi wadah untuk memamerkan inovasi produk unggulan dari UMKM Kota Malang, serta memberikan ruang bagi produk luar Malang untuk turut berpartisipasi,” ujarnya.
MCE 2025 menampilkan lebih dari 60 stan UMKM dari berbagai sektor, mulai dari koperasi, ekonomi kreatif, perdagangan, hingga pariwisata. Kolaborasi lintas sektor pun turut diapresiasi Wali Kota, terutama peran aktif Bank Indonesia Malang dalam membina pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi pasar bebas.
“Melalui program Sahabat UMKM dan Ngalam Laris, kami ingin memperkuat pendampingan bagi UMKM, membantu mereka memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ini adalah langkah konkret untuk mendorong daya saing produk lokal,” jelas Wahyu Hidayat.
Malang City Expo 2025 juga menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat ekonomi bangsa melalui pemberdayaan UMKM. Pemerintah Kota Malang percaya, melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, UMKM dapat tumbuh menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan nasional.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan MCE 2025, Malang kian mantap menjadi kota kreatif yang berpihak pada pelaku UMKM, membuka peluang lebih luas untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

