iniSO.co – Di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner, banyak pelaku usaha mikro masih menghadapi persoalan klasik: produk lezat, namun minim pembeli akibat keterbatasan dalam pemasaran digital. Fenomena ini mendorong lahirnya program Topsell Koncone UMKM yang diinisiasi oleh Topsell Indonesia sebagai solusi nyata bagi pelaku usaha lokal.
Program ini dirancang bukan sekadar promosi, melainkan gerakan pemberdayaan melalui literasi digital dan kolaborasi strategis. Dalam pelaksanaannya, Topsell menggandeng food vlogger ternama Joesava_Kuliner untuk membantu UMKM meningkatkan kualitas konten pemasaran mereka.
Program Topsell Koncone UMKM Mojokerto menyasar pelaku usaha yang selama ini kesulitan memanfaatkan media sosial secara optimal. Padahal, di era digital saat ini, kemampuan membuat konten (content creation) menjadi faktor kunci dalam memperluas jangkauan pasar.
Melalui program ini, Topsell menunjukkan peran lebih dari sekadar ritel gadget. Perusahaan menghadirkan pendampingan gratis tanpa biaya, sebagai bentuk kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.
Tim Topsell bersama Joesava turun langsung ke lapangan, mengunjungi lebih dari 10 titik UMKM di Mojokerto dan sekitarnya. Para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan review produk, tetapi juga mengikuti workshop singkat terkait strategi digital marketing.
Materi yang diberikan meliputi brainstorming ide konten, teknik pengambilan gambar dan editing menggunakan ponsel agar terlihat estetik, hingga manajemen jadwal posting di media sosial.
Sejumlah UMKM yang terlibat dalam program ini antara lain Koleo Coffee, Saecubit, Pandaloklok, Onde-Onde Panas Derums, Es Teller Bunda Eva, Deacruffle.idn, Takwa Cakman, Makroni Grami, hingga Soto Daging Madura Putra.
Salah satu pelaku UMKM, pemilik Saecubit, mengaku mendapatkan manfaat besar dari program tersebut, terutama dalam memahami teknik pembuatan konten yang efektif.
“Senang banget akhirnya Kak Joe bisa langsung cobain kue cubit usaha saya. Selain itu, saya juga jadi paham cara ngonten yang benar. Ternyata selama ini saya hanya asal posting, padahal banyak ilmu penting yang bisa diterapkan untuk usaha ke depan,” ungkapnya.
Setelah sesi edukasi, produk-produk UMKM tersebut juga dipromosikan secara masif melalui akun Instagram resmi Topsell dan Joesava_Kuliner. Langkah ini memberikan eksposur luas kepada ribuan calon konsumen potensial.
Program Topsell Koncone UMKM menjadi bukti bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha. Melalui kolaborasi ini, Topsell menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM Mojokerto agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Ke depan, inisiatif serupa diharapkan terus berlanjut guna memperkuat ekosistem ekonomi lokal, sekaligus membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan bagi UMKM untuk naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.

