iniSO.co – Mengawali tahun 2026, Perum Bulog kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan menyalurkan bantuan modal usaha Rumah Pangan Kita (RPK) kepada 30 pelaku UMKM di Kota Malang. Kegiatan ini digelar di Hotel Alana Malang, Jumat (9/1), dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bulog serta Pemerintah Kota Malang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, sebagai bagian dari program Bulog Peduli UMKM.
Sudarsono menjelaskan, program bantuan modal usaha RPK bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial BUMN, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
Melalui jaringan RPK, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula, minyak goreng, dan produk pangan Bulog lainnya dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ada RPK yang baru berdiri, ada juga yang sudah lama, dari berbagai latar belakang—organisasi keagamaan, disabilitas, dan segmen masyarakat lainnya. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami sekaligus upaya menjaga stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen,” ujar Sudarsono.
Program bantuan modal RPK telah berjalan selama tiga tahun dan kini telah melahirkan lebih dari 26.000 RPK aktif secara nasional. Program ini bersifat hibah produktif, yang dirancang sebagai stimulan agar pelaku usaha tumbuh menjadi wirausaha mandiri.
Setiap penerima bantuan mendapatkan paket lengkap berupa rak display, komoditas pangan, hingga banner promosi, sehingga RPK bisa langsung beroperasi.
“Begitu berkembang, mereka bisa menambah komoditas di luar Bulog. Bahkan ada yang sudah menjadi toko kelontong yang kuat. Karena itu, kami berharap Pemda juga ikut membina agar usaha mereka terus naik kelas,” jelas Sudarsono.
Pemkot Malang Apresiasi Kolaborasi Bulog dan UMKM
Pemerintah Kota Malang menyambut positif program tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Malang, Dyah Ayu Kusumadewi, yang mewakili Wali Kota Malang, menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu motor utama ekonomi daerah.
“UMKM di Kota Malang memiliki potensi besar untuk berkembang. Program CSR Bulog ini adalah contoh praktik kolaborasi yang sangat baik antara BUMN dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.
Dengan bertambahnya 30 RPK baru di Kota Malang, jaringan distribusi pangan Bulog semakin kuat. Kehadiran Rumah Pangan Kita di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penyangga harga bahan pokok, sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja.
Program ini juga memperkuat peran UMKM sebagai ujung tombak ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal, sejalan dengan semangat membangun ekonomi rakyat dari akar rumput.

