iniSO.co – Festival Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi digelar di depan Kantor DPRD Kabupaten Gresik, Jalan KH Wachid Hasyim No. 5, Bedilan, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 27–28 Februari hingga 1 Maret 2026, dan terbuka untuk masyarakat umum.
Festival Ramadan Gresik 2026 dimeriahkan berbagai agenda religius dan ekonomi, seperti lomba Da’i cilik, Al-Banjari, bazar UMKM, serta pasar sembako murah. Acara digelar setiap hari pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB sebagai bagian dari agenda tahunan menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPRD Kabupaten Gresik bersama Radar Gresik dan Jawa Pos TV. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kegiatan publik yang edukatif, religius, dan berdampak ekonomi.
Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, mengatakan Festival Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah silaturahmi sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda dan pelaku UMKM lokal.
“Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan kesehatan bagi kita semua hingga Hari Raya Idul Fitri. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Ramadan ini,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Ia menambahkan, lomba Al-Banjari dan Da’i cilik memberikan ruang positif bagi komunitas sholawat serta anak-anak dan remaja Gresik untuk menyalurkan bakat di bidang keagamaan. DPRD berharap antusiasme dan partisipasi masyarakat terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dan media massa dalam menyampaikan program kerja kepada publik. Festival Ramadan dinilai menjadi salah satu bentuk komunikasi yang efektif dan inklusif.
Menurutnya, lomba Da’i cilik sejalan dengan identitas Gresik sebagai kota santri dan kota wali. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mencetak generasi penerus dakwah yang berakhlak dan berwawasan keislaman kuat.
Selain perlombaan, kehadiran bazar UMKM dan pasar sembako murah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Aktivitas ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Melalui Festival Ramadan 1447 Hijriah ini, DPRD Gresik juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui Rumah Aspirasi, sejalan dengan fungsi penganggaran dan pengawasan legislatif yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

