iniSO.co – PT Ajinomoto Indonesia memperluas program sertifikasi halal UMKM melalui skema self declare dengan target menjangkau 500 pelaku usaha di wilayah Jabodetabek, Karawang, dan Mojokerto hingga 2026. Program ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM.
Perluasan program ditandai dengan kerja sama percepatan sertifikasi halal yang digelar di pabrik Ajinomoto Mojokerto dan melibatkan pemerintah daerah serta lembaga pendamping halal, termasuk Universitas Airlangga melalui LP3H.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam mendukung UMKM memperoleh sertifikat halal.
“Kami mendorong semua pihak terlibat membantu UMKM. Dukungan swasta sangat penting agar pelaku usaha segera memiliki sertifikat halal,” ujarnya.
Program sertifikasi halal UMKM ini tidak hanya mencakup pembiayaan melalui skema self declare, tetapi juga pendampingan intensif mulai dari edukasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pemenuhan dokumen, hingga proses pengajuan sertifikat.
Ketua LP3H Pusat Halal Unair, Abdul Rahem, menegaskan bahwa sertifikasi halal menjadi kewajiban penting bagi pelaku usaha mikro dan kecil sebelum batas waktu 18 Oktober 2026.
“Ketelusuran bahan baku harus diperhatikan agar produk memenuhi standar halal. Ini penting untuk perlindungan konsumen dan meningkatkan daya saing usaha,” jelasnya.
Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Samsul Bakhri, menyatakan program ini merupakan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan.
Program ini juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha. Salah satu UMKM penerima manfaat, Puspita Dewi, mengaku sertifikasi halal meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produknya.
“Dengan sertifikat halal, produk kami lebih dipercaya karena dinilai aman dan sesuai syariat,” ujarnya.
Melalui perluasan program ini, Ajinomoto Indonesia berharap percepatan sertifikasi halal UMKM semakin masif, sekaligus memperkuat kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis halal.

