iniSO.co – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang tengah mempersiapkan sejumlah agenda strategis untuk mendukung promosi daerah melalui sektor kepemudaan, ekonomi kreatif, UMKM, hingga kebudayaan.
Dalam waktu dekat, Kota Malang dipastikan mengikuti agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEXI) Komisariat Wilayah IV di Bali dan APEXI Nasional di Medan.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi mengatakan, partisipasi Pemerintah Kota Malang dalam dua agenda nasional tersebut bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada pemerintah daerah lain di Indonesia.
Menurutnya, potensi yang akan ditampilkan meliputi generasi muda, produk UMKM unggulan, hingga seni budaya khas Kota Malang.
“Untuk agenda tahunan Dispora Kota Malang, baik event kepemudaan, olahraga maupun pariwisata, dalam waktu dekat ini ada kegiatan APEXI Komisariat Wilayah yang akan dilaksanakan di Bali, kemudian disambung APEXI Nasional di Medan,” ujar Baihaqi saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama dalam keikutsertaan tersebut adalah pengiriman pemuda-pemuda pelopor yang telah melalui tahapan seleksi tingkat kota. Delegasi tersebut nantinya akan mewakili Kota Malang sekaligus menunjukkan potensi generasi muda yang dinilai memiliki kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata di masyarakat.
Menurut Baihaqi, keberadaan pemuda pelopor di forum nasional itu diharapkan mampu menjadi representasi semangat generasi muda Kota Malang dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kota Malang juga akan menghadirkan stan pameran UMKM pada gelaran APEXI Komisariat Wilayah IV di Bali. Stan tersebut akan menjadi sarana promosi berbagai produk unggulan khas Kota Malang agar semakin dikenal luas di tingkat nasional.
“Pemerintah Kota Malang melalui Dispora akan mengikuti dua event itu berupa pengiriman pemuda-pemuda pelopor yang sudah kami siapkan seleksinya tingkat kota, kemudian juga kami mengisi stan pameran UMKM yang ada di ajang APEXI Komisariat Wilayah IV di Bali,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi kreatif dan UMKM, Kota Malang juga akan menampilkan pertunjukan seni budaya lokal sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman daerah.
Disporapar Kota Malang menggandeng Dinas Pendidikan Kota Malang untuk menghadirkan pertunjukan budaya yang mengangkat tarian tradisional dan seni topeng khas Malang dengan konsep kolaboratif dan lebih adaptif terhadap perkembangan seni modern.
“Untuk kebudayaannya tentunya kami bersama-sama dengan Dinas Pendidikan tetap akan mengedepankan budaya-budaya lokal berupa tarian-tarian, topeng, nanti dikemas dipadu dengan seni budaya yang lain,” terang Baihaqi.
Melalui keikutsertaan dalam ajang APEXI Bali dan Medan, Pemerintah Kota Malang berharap promosi potensi daerah dapat semakin luas, baik di bidang UMKM, budaya lokal, maupun kualitas generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional.
Sinergi antara sektor kepemudaan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan tersebut diharapkan mampu memperkuat citra Kota Malang sebagai kota kreatif dengan sumber daya manusia unggul dan kekayaan budaya lokal yang beragam.

