SURON.CO, Sidoarjo – Lima mahasiswa dari program studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) telah mencetak prestasi membanggakan dengan menyelesaikan proyek studi independen Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2023.
Dalam proyek ini, mereka berhasil merancang dan mengembangkan dua website yang inovatif, yaitu Website Informasi Pelayanan Publik (WIPP) untuk Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo, serta Website Calishop untuk Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Website Calishop hadir sebagai platform jual beli produk UMKM dari Desa Ketapang. Website ini memberikan akses untuk admin, penjual, dan pembeli. Peran admin di dalamnya sangat penting untuk mengontrol dan mengelola konten website. Seperti menghapus produk UMKM yang tidak relevan dan merubah kategori produk.
Bagi pelaku UMKM, mereka dapat mendaftarkan diri dan nomor WhatsApp aktif, dan dengan mandiri memasukkan informasi produk mereka, termasuk nama produk, keterangan, dan jumlah produk yang tersedia.
Kaprodi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Ilmi Usrotin Choiriyah mengatakan, proyek ini bertujuan untuk mendorong perkembangan UMKM di Desa Ketapang dan mendukung perekonomian lokal.
“Dengan adanya platform ini, diharapkan penjual dan pembeli dapat terhubung dengan lebih mudah, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan potensi penjualan produk UMKM secara keseluruhan,” terang Ilmi.
“Semoga proyek studi independen MBKM tahun 2023 ini menjadi awal dari banyaknya inovasi-inovasi berharga lainnya dari para mahasiswa yang peduli terhadap pembangunan dan kemajuan masyarakat lokal,” pungkasnya.(*)

