SURON.CO, Sidoarjo – Pendampingan terhadap UMKM serta pedagang kaki lima (PKL) harus terus dilakukan. Kalau tidak, mereka pasti tergilas oleh perubahan teknologi yang semakin deras.
“Jangan bosan belajar. Kami terus melakukan pendampingan. Kami tak ingin mereka tergilas arus digitalisasi serta alasan permodalan,” ujar Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jawa Timur Deky Sugeng Aptimawan.
Deky mengajak APKLI Sidoarjo untuk terus melakukan pendampingan ke berbagai tempat. Tidak semua pelaku UMKM paham perihal pentingnya menguasai pasar melalui digital. Begitu juga permodalan. Banyak fasilitas yang diberikan pemerintah, perbankan, tetapi, mereka tidak bisa menjamahnya.
“Kami berterima kasih kepada Ketua DPRD Sidoarjo Usman dan Komisi A yang berkenan hadir ikut memberikan motivasi kepada teman-teman UMKM di bawah payung APKLI untuk bangkit menjadi pengusaha yang tangguh. Kita juga jelaskan tentang fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang bisa dipakai mereka,” tegasnya.
Menurut Deky, mereka akan mendapatkan penjelasan penting agar bisa bersaing di era digital ini. “Begitu juga kita tunjukkan bank-bank mana saja yang memberikan fasilitas KTA dan apa saja syaratnya,” tegasnya bersama Ketua APKLI Sidoarjo Abdul Munif.(*)

