SURON.CO, Surabaya – Bank Jatim sukses memecahkan rekor Muri karena 2.312 debiturnya berhasil melaksanakan tanda tangan akad kredit serempak di seluruh kantor cabang Bank Jatim. Baik yang di Jatim maupun luar provinsi. Seperti di cabang Jakarta dan Batam dengan koordinasi terpusatkan di kantor pusat.
Kegiatan bertajuk Akad Massal Kredit Konsumer 12.12 itu dilakukan secara offline dan hybrid by zoom, Selasa (12/12). Total nilai dari penyaluran kredit kepada 2.312 debitur itu adalah sebesar Rp 310,4 miliar.
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan, pihaknya senantiasa memberikan kontribusi pada pemegang saham dan stakeholder. Momentum kali ini menegaskan kembali tumbuh dan besar bersama ekosistem yang mengikuti sejak awal termasuk dibdalamnya adalah ASN.
Menurut Busrul, potensi yang bisa didapat dari pelaksanaan akad kredit massal untuk kelanjutan bisnis Bank Jatim ini sangat besar. Realisasi kredit konsumer adalah salah satu upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan membangkitkan sektor produktif dengan melibatkan UMKM.
”Nah, di setiap realisasi kredit konsumer diharapkan debitur langsung meng-install JConnect Mobile. Lewat langkah ini dapat meningkatkan transaksi perbankan dan berdampak terhadap pertumbuhan fee base income,” tegas Busrul Iman.
Dalam kesempatan tersebut juga turut menghadirkan UMKM Jatim. Jadi, seluruh peserta akad massal yang telah mengaktivasi JConnect Mobile akan diberi voucher senilai Rp 200 ribu untuk dapat dibelanjakan ke tenant-tenant UMKM yang hadir.
”Lewat acara ini kami ingin masyarakat Jatim tidak hanya menawarkan produk finansial, namun juga konsisten dalam mendorong transformasi digital melalui aktivitas JConnect Mobile,” ungkapnya.
SEVP Consumer Banking Bank Jatim Hermita mengatakan, kegiatan ini digelar akhir tahun untuk memicu lebih bagus lagi. “Jadi kami memberikan fasilitas kredit konsumer seperti pembelian rumah, kita buatkan kredit misal kos-kosan. Dari konsumtif kita arahkan ke produktif,” jelasnya.
Hal ini supaya menciptakan lapangan baru. Pihaknya juga mengajak UMKM untuk memperkuat market ini.(*)

