Minke.id – Komitmen PT Semen Gresik dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan progres positif. Di tahun 2025, Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola PT Semen Gresik dan induk usahanya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, resmi bertransformasi menjadi trainer provider atau lembaga pelatihan profesional bersertifikat.
Transformasi ini menjadi bagian dari upaya RB Rembang dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal dan memperluas dampak sosial ekonomi di wilayah operasional. Sebagai langkah awal, empat fasilitator RB Rembang telah memperoleh sertifikasi profesi sebagai trainer profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), masing-masing di bidang pendampingan UMKM, akuntansi, digital marketing, dan manajemen SDM.
“Transformasi ini telah diwujudkan melalui kerja sama lintas BUMN. Salah satunya dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pati lewat program ‘Mba Maya’ (Membina dan Memberdaya), yang menyasar ribuan masyarakat di Rembang, Blora, Pati, Jepara, hingga Kudus,” ujar Achmad Ghufron Nurrosyid, Koordinator RB Rembang sekaligus master trainer BNSP.
RB Rembang juga menggandeng PT Telkom Indonesia Witel Solo dalam program kolaboratif yang menyasar komunitas pengguna layanan digital. Langkah ini memperkuat peran RB Rembang sebagai penggerak transformasi digital UMKM.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam meningkatkan manfaat sosial.
“Transformasi RB Rembang menjadi trainer provider selaras dengan KPI Kementerian BUMN di bidang TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan), khususnya dalam menciptakan kolaborasi lintas BUMN untuk dampak sosial yang lebih luas,” ungkapnya.
Rumah BUMN Rembang juga terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Rembang, khususnya dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DindagkopUKM), untuk meningkatkan kapabilitas UMKM lokal.
Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain penambahan jumlah trainer bersertifikasi, penyempurnaan kurikulum pelatihan, digitalisasi platform edukasi untuk UMKM.
Semua inisiatif ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha kecil dalam menghadapi tantangan transformasi digital UMKM.

