iniSO.co – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) akhirnya bereaksi terhadap sepinya pengunjung Sentra Kuliner Bang Kodir. Pemkab memastikan akan melakukan penanganan serius agar kawasan tersebut kembali hidup dan menarik minat masyarakat.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghoni, menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya telah menyiapkan anggaran renovasi Sentra Kuliner Bang Kodir. Kawasan tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi Pusat Creative Centre (PCC) anak muda sebagai wadah penguatan dan promosi produk UMKM Kabupaten Pasuruan.
“Tahun ini sudah mulai ada anggaran untuk Sentra Kuliner Bang Kodir. Fokus awalnya pada renovasi gedung eks produk UMKM, kemudian akan disusul penataan dan pembenahan lainnya,” ujar Ghoni, Rabu (21/1).
Selain renovasi bangunan, Diskoperindag juga akan melengkapi fasilitas umum yang dinilai masih kurang memadai. Pembenahan tersebut meliputi penyediaan air bersih, penerangan, hingga penataan dan mempercantik suasana sentra kuliner agar pengunjung merasa nyaman.
“Beberapa fasilitas umum perlu mendapatkan perhatian, mulai dari air bersih, penerangan, hingga penataan suasana. Dengan begitu, pengunjung bisa lebih betah dan menikmati sajian yang ada,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Ghoni juga mendorong para pedagang untuk menghadirkan makanan dan minuman khas Pasuruan sebagai daya tarik utama. Menurutnya, keunikan menu lokal menjadi kunci agar Sentra Kuliner Bang Kodir mampu bersaing dengan tempat kuliner lain.
“Kalau di sentra kuliner ada makanan khas Pasuruan, tentu bisa menarik pengunjung. Kalau semua menu sama seperti di tempat lain, pasti kalah bersaing,” tegasnya.
Dengan rencana revitalisasi Sentra Kuliner Bang Kodir menjadi Creative Centre UMKM, Pemkab Pasuruan berharap kawasan tersebut tidak hanya kembali ramai, tetapi juga menjadi ruang kreatif anak muda, pusat aktivitas ekonomi, serta etalase produk unggulan UMKM daerah.

