iniSO.co – Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan manajemen keuangan dan fasilitasi halal self declare yang digelar di wilayah Prigen.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas UMKM lokal.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari cita-cita Pak Bupati agar UMKM di Kabupaten Pasuruan bisa naik kelas. Di tengah berbagai keterbatasan, kualitas UMKM harus terus ditingkatkan,” kata Syaifudin Ahmad.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan pembagian dua kategori pelatihan. Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan manajemen keuangan, sedangkan 50 peserta lainnya mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal self declare.
Menurut Syaifudin, salah satu persoalan utama yang masih dihadapi banyak pelaku UMKM adalah pengelolaan keuangan usaha yang belum tertata dengan baik. Banyak pelaku usaha masih mencampurkan biaya produksi dengan kebutuhan rumah tangga sehingga perkembangan usaha sulit diukur.
“Biasanya biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga masih dicampur. Melalui pelatihan ini teman-teman UMKM diajari manajemen keuangan supaya usaha lebih sehat dan tertata,” ujarnya.
Selain penguatan manajemen keuangan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga terus mendorong pengembangan pemasaran digital bagi UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Secara manajemen terus kita perbaiki, tinggal penguatan pemasaran yang harus dilakukan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Pasuruan berharap UMKM lokal semakin berkembang, memiliki legalitas usaha yang lebih baik, serta mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

