iniSO.co – Di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di sejumlah sektor, bisnis Food and Beverage (FnB) di Kabupaten Gresik justru menunjukkan pertumbuhan positif. Peluang bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk berkembang semakin terbuka, termasuk melalui kolaborasi dengan pusat perbelanjaan modern.
Salah satunya dilakukan Icon Mall Gresik yang membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan di kawasan Icon Food City.
General Manager Icon Mall Gresik, Andiyanto Vino mengatakan kehadiran Icon Food City tidak hanya menawarkan beragam pilihan kuliner bagi pengunjung, tetapi juga menjadi wadah pengembangan usaha bagi UMKM lokal.
“Icon Food City ini hadir untuk memberikan ruang terhadap para pelaku UMKM lokal agar bisa membuka usaha di mal untuk lebih memperkenalkan produk-produk mereka sekaligus memperluas pasar,” kata Vino, Jumat (22/5/2026).
Vino menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 17 dari total 25 tenant di Icon Food City telah diisi oleh pelaku UMKM lokal. Berbagai menu makanan dan minuman ditawarkan, mulai kuliner kekinian hingga minuman tradisional.
Pengunjung dapat menemukan aneka minuman seperti es dawet, jus buah, hingga es kelapa muda yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Menurut Vino, pihak pengelola memberikan dukungan kepada UMKM melalui biaya sewa tenant yang lebih ekonomis dibanding standar harga komersial pada umumnya.
“Kami memberikan ruang terhadap UMKM lokal, sebagai bentuk support agar mereka bisa menjadi mitra kami, tentu dengan harga sewa yang ekonomis jauh di bawah standar,” ujarnya.
Kehadiran Icon Food City diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat Gresik yang ingin menikmati pusat kuliner terintegrasi dengan fasilitas modern dan harga terjangkau.
Selain menjadi pusat kuliner baru, konsep tersebut juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan bisnis FnB lokal di tengah tantangan ekonomi.
“Kami punya grand desain besar untuk mempersembahkan kepada masyarakat Gresik. Harapan kami dengan adanya Icon Food City tidak hanya menjadi daya tarik pengunjung, tetapi juga menawarkan fasilitas yang lebih lengkap dan harga lebih terjangkau,” jelas Vino.
Pertumbuhan sektor FnB di Gresik sendiri dinilai masih memiliki prospek besar seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata kuliner dan produk UMKM lokal.

