Minke.id – Car Free Day (CFD) dan Bazar UMKM perdana sukses digelar di halaman BUMDes Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Minggu (14/9/2025). Acara yang dipadati ratusan warga sejak pagi ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurutnya, agenda ini memberikan banyak manfaat, tidak hanya berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui bazar UMKM, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan. Terlebih, adanya Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
“Kami berharap CFD dan Bazar UMKM bisa dilanjutkan ke depan. Apalagi ada Pasar Murah yang jelas membantu masyarakat membeli sembako dengan harga wajar. Terima kasih Karang Taruna, BUMDes, pegiat UMKM, dan masyarakat Pohjentrek yang telah mendukung,” ujar Wabup Gus Shobih.
Dalam sambutannya, Wabup juga mengajak pelaku UMKM berpartisipasi lebih intens pada gelaran berikutnya. Semakin banyak produk unggulan desa yang ditampilkan, semakin besar peluang penguatan ekonomi kreatif lokal. Bahkan, pengusaha skala besar juga diharapkan ikut meramaikan kegiatan ini.
CFD dan Bazar UMKM Susukanrejo diinisiasi oleh kolaborasi Kecamatan Pohjentrek, Pemerintah Desa, BUMDes, hingga Karang Taruna Nawatara. Wabup mengapresiasi kekompakan ini sebagai bentuk inovasi yang patut dicontoh.
“CFD di tingkat kecamatan ini terbilang baru, dan mampu menghadirkan semua pegiat UMKM di Pohjentrek. Kami berharap kegiatan positif ini terus berlanjut dan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Camat Pohjentrek, Achmad Hadi Choirul Anam, menegaskan komitmennya untuk menjadikan CFD dan Bazar UMKM sebagai agenda berkala. “Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Ini murni swadaya masyarakat. Ke depan, kami akan menambah jumlah stan UMKM agar lebih ramai,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, kegiatan diawali jalan santai menyusuri jalan raya Desa Susukanrejo, dilanjutkan senam bersama, cek kesehatan gratis di stan Puskesmas, hingga pembagian door prize. Stan UMKM dipenuhi pengunjung yang memborong kuliner, minuman, dan produk kriya lokal. Salah satunya Songkok Bludru Nasional Ar Royyan dari Desa Sungiwetan yang tampil menonjol dengan kualitasnya.
CFD dan Bazar UMKM ini tidak hanya menjadi ruang interaksi sosial yang sehat, tetapi juga wadah promosi produk lokal yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kecamatan Pohjentrek secara berkesinambungan.

