iniSO.co – Kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya selama libur Natal 2025 menjadi perhatian serius DPRD Surabaya. Dewan menilai, peningkatan arus wisatawan yang mencapai ratusan ribu orang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan perekonomian lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj. Enny Minarsih, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Pahlawan selama libur Natal 2025 menembus angka sekitar 500 ribu orang.
“Ini angka yang sangat besar. DPRD mendorong agar lonjakan wisatawan ini benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Surabaya, terutama pelaku UMKM,” ujar Enny Minarsih di Surabaya, Senin (29/12/2025).
Menurut Enny, meningkatnya kunjungan wisatawan tidak lepas dari berbagai faktor pendukung, seperti gelaran Surabaya Holiday Super Sale serta beragam destinasi wisata perkotaan yang semakin diminati wisatawan domestik. Namun demikian, keberhasilan sektor pariwisata tersebut harus diiringi dengan kebijakan yang berpihak pada produk lokal.
DPRD Surabaya, lanjut Enny, mendorong agar produk UMKM khas Surabaya semakin diperkuat posisinya sebagai bagian dari ekosistem wisata belanja. Mulai dari produk oleh-oleh, cinderamata, fesyen, hingga kuliner lokal diharapkan menjadi pilihan utama para wisatawan yang berkunjung ke Surabaya.
“Produk UMKM Surabaya sebenarnya sudah banyak masuk ke mal, hotel, restoran, hingga ritel modern. Ini harus terus diperluas dan diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku usaha kecil,” jelasnya.
Enny juga mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang aktif mempromosikan produk UMKM lokal ke berbagai hotel dan pusat perbelanjaan. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan visibilitas produk UMKM Surabaya sekaligus membuka peluang agar UMKM naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
“DPRD akan terus mengawal kebijakan agar promosi UMKM ini berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kecil,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya melalui siaran pers Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025. Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyebutkan bahwa total wisatawan yang masuk ke Surabaya mencapai sekitar 500 ribu orang, dengan pusat perbelanjaan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan.
DPRD Surabaya menilai lonjakan wisatawan ini harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan UMKM. Dengan kolaborasi yang kuat, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.

