SURABAYAONLINE.CO, Sumenep- Akibat Cuaca buruk dengan intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam beberapa bulan terkahir mengakibatkan salah satu rumah warga di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru ambruk.
Beruntung dalam insiden tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, karena pemilik rumah saat kejadian sedang berada di luar rumah. Hanya saja beberapa kerugian materil berupa perabotan rumah dan satu buah sepeda motor yang tidak bisa diselamatkan, dengan total kerugian ditaksir Rp 30 juta.
“Alhamdulillah, semua keluarga korban rumah ambruk selamat, namun memang barang barang milik korban tidak ada yang terselamatkan karena tertimpa reruntuhan rumah,” Terang Cholqiyono tetangga tetangga korban yang saat kejadian sedang berada di lokasi. 25/01/2021
Sementara itu menurut keterangan pemilik rumah Sumawi (52) tahun mengatakan, kejadian ambruknya rumahnya tersebut, terjadi secara tiba-tiba sekira pukul 07.30 Wib waktu setempat. Saat kejadian, istrinya yang bernama Sunab (56) tahun sedang membersihkan halaman rumahnya. Sedangkan dirinya sudah siap-siap untuk berangkat kerja, “Saya baru mau berangkat kerjanya, Bu Sunab (Istrinya) sedang bersih-bersih, tiba-tiba rumah ambruk, ” kata nya dengan menggunakan Bahasa Madura 25/01/2021
Berdasarkan keterangan Polsek Rubaru, IPTU Suparjiyo saat mendatangi lokasi bersama Koramil, Tagana, Staf Kecamatan Rubaru mengatakan, setalah dilakukan pengecekan, penyebab robohnya rumah pasangan suami istri tersebut, karena cuaca buruk dengan intesitas curah hujan tinggi yang mengguyur kabupaten setempat dalam beberapa hari terkahir. Ditambah lagi konstruksi rumah yang sudah menua dan rapuh yang tidak layak sebagai hunian. “Diakibatkan oleh beberapa hari sebelumnya curah hujan yang tinggi, ” terangnya kepada awak media 25/01/2020
Saat ini kedua korban sudah diungsikan di rumah tetangganya untuk sementara waktu. Pihak kepolisian juga sudah mengkordinasikan ke pihak Kepala Desa Pakondang dan BPBD Kabupaten Sumenep. (Thofu)

