SURON.CO, Surabaya – PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) dan Pemprov Jawa Timur meresmikan kolaborasi antara program Pojok Lokal Sampoerna Retail Community (SRC) dengan program Zona Kreatif, Inovatif, dan Produktif (KIP), di Islamic Center, Surabaya, Kamis (2/3). Kedua program ini memiliki tujuan yang sama, yaitu mengembangkan sektor UMKM.
Program kolaborasi ini merupakan bagian dari Gerakan #JadiLebihBaik yang diluncurkan pada awal tahun 2023. Sementara, Pojok Lokal SRC adalah program yang bertujuan membantu para pelaku UMKM di sekitar toko untuk memasarkan produknya.
Kolaborasi ini menjadi komitmen SRCIS dalam mendorong para pelaku UMKM, termasuk mereka yang berada di Jawa Timur, agar lebih berdaya saing sehingga dapat berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada pihak swasta yang telah membantu pengembangan sektor UMKM di Jatim, termasuk SRCIS. Ia menilai program kemitraan PT SRCIS yang merupakan bagian dari PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), turut berkontribusi memajukan perekonomian di Jatim.
“Makna #JadiLebihBaik ini sangat filosofis dan mendalam. Bismillah dengan mindset jadi lebih baik, seorang individu dapat terpacu untuk bisa mengembangkan diri,” kata Khofifah.
Program SRC, katanya, telah berhasil membuktikan partnership yang luar biasa dengan toko kelontong. Dengan Zona KIP harapannya bisa mendorong para pemilik toko SRC Jawa Timur untuk lebih kreatif, inovatif, dan produktif sehingga omsetnya pun bisa meningkat dan jadi lebih baik.
Pada acara tersebut, Khofifah juga secara simbolis memberikan zakat produktif kepada 150 pelaku UMKM.
Selain Gubernur Khofifah, turut hadir dalam peresmian tersebut, antara lain, Direktur PT SRCIS Rima Tanago, sekitar 1.000 pemilik Toko SRC yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Jember, Probolinggo, Pamekasan dan Banyuwangi. Serta pelaku UMKM binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC).
Rima mengatakan, gerakan #JadiLebihBaik merupakan ajakan untuk merangkul seluruh pelaku UMKM agar semakin maju, terus berkembang, dan naik kelas. “Selama lebih dari 14 tahun eksis di Indonesia, Toko SRC membawa transformasi yang progresif pada sektor UMKM nasional. Sehingga dapat secara konsisten berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Rima.
Toko kelontong SRC di seluruh Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam menopang PDB. Kontribusinya mencapai Rp 69,3 triliun atau setara 4,1 persen terhadap total PDB ritel nasional.
Rima menambahkan bahwa kolaborasi dengan Pemprov Jatim adalah salah satu langkah konkret SRC untuk mewujudkan UMKM Indonesia #JadiLebihBaik. SRC juga mendukung inisiatif pemerintah untuk mendorong lebih banyak lagi UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital melalui aplikasi AYO SRC.
Ia berharap kolaborasi ini dapat berkelanjutan agar mampu memperkuat potensi Pojok Lokal dan ekosistem toko kelontong SRC yang makin adaptif dan inovatif. Serta membantu UMKM Jatim menghadapi berbagai tantangan yang dinamis.(*)

