SURON.CO, Kediri – Melalui Instagram @bank_indonesia_kediri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri membuka pendaftaran onboarding UMKM.
Onboarding merupakan fasilitas pendampingan insentif bagi pelaku UMKM. Pendaftarannya dibuka mulai 31 Maret hingga 8 April 2023 melalui laman resmi tinyurl.com/OnboardingUMKMPotensial.
“Cepatnya perkembangan digital saat ini, transformasi digital sudah menjadi suatu keharusan bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi dan pengembangan usaha,” tulis @bank_indonesia_kediri.
Dengan program Onboarding UMKM tersebut, Bank Indonesia berupaya menaikkan kelas UMKM.
Berikut 8 syarat peserta Onboarding UMKM yang harus dipenuhi:
- Usaha minimal telah berdiri selama 1 tahun.
- Usaha berdiri di 13 kota-kabupaten wilayah Mataraman, yaitu Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Magetan dan Ngawi.
- Komoditas UMKM: sektor makanan atau minuman, olahan tani, kerajinan dan pakaian.
- Memiliki omset lebih dari Rp 60 juta per tahun.
- Memiliki gadget yang memadai (minimal smartphone)
- Mampu mengakses internet, media sosial dan marketplace.
- Akun marketplace tidak berstatus ‘star seller’.
- Bersedia memberikan data untuk keperluan monitoring pascaprogram dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program.
Pendampingan insentif dilakukan sampai bulan Oktober 2023. BI menyadari bahwa digitalisasi UMKM memberikan banyak manfaat. “Digitalisasi bisa membantu pemasaran produk dalam meningkatkan akses pasar, mempermudah transaksi dan pencatatan keuangan melalui platform digital,” tulis BI Kediri.
Bagi pelaku UMKM wilayah Mataraman yang telah memenuhi syarat-syarat di atas, baiknya segera mendaftar agar tidak kehabisan kuota.(*)

