SURON.CO – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya memberikan dukungan untuk mendorong pelaku usaha melakukan ekspor.
Ditjen Bea dan Cukai, Askolani, menekankan pentingnya dorongan ekspor untuk meningkatkan keunggulan dan kualitas UMKM Indonesia, agar dapat bertahan, berkontribusi pada devisa negara, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Ditjen Bea Cukai memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dengan bekerja sama bersama berbagai pihak dalam hal prosedural dan dokumen,” tambah Askolani.
Beberapa pihak seperti perbankan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Perdagangan terlibat dalam kerjasama untuk membantu UMKM menargetkan pasar luar negeri.
Lebih lanjut Askolani menambahkan bahwa telah ada perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kementerian Luar Negeri untuk membantu memasarkan produk ekspor UMKM ke luar negeri. Menurutnya, dalam satu tahun ini, pihaknya mengajak Kementerian Luar Negeri untuk melibatkan kedutaan dan konsulat dalam memasarkan produk-produk UMKM. Selama ini, mereka telah memanfaatkan atase yang berada di Abu Dhabi, Singapura, Tokyo, Hong Kong, dan Brussels.
Hingga saat ini, Ditjen Bea Cukai telah memberikan pendampingan kepada 500 pelaku UMKM untuk melakukan ekspor. Askolani menargetkan agar jumlah tersebut dapat meningkat secara signifikan. Dia mengungkapkan rencana untuk membimbing lebih dari 4.000 pelaku UMKM dengan melibatkan institusi lain dalam proses ini.
Pendampingan yang diberikan merupakan bagian dari dukungan informal dari Ditjen Bea dan Cukai. Selain itu, dukungan formal juga diberikan melalui fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang ditujukan untuk pelaku usaha berorientasi ekspor yang membutuhkan bahan baku impor.
Askolani menjelaskan bahwa fasilitas ini memberikan pembebasan dari bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), sehingga pelaku usaha dapat memproduksi dan mengekspor barang.
Dia menekankan bahwa dukungan untuk UMKM masih perlu ditingkatkan agar inovasi dapat berkembang, dan pemerintah diharapkan terus mendukung program-program ini untuk mencapai tujuan tersebut.

