Minke.id – Pemerintah Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, sukses menggelar acara Gelar Potensi UMKM sekaligus peluncuran Pujasera Kaloka (Kaloka) yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, pada Kamis (22/5).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan ekonomi desa dan mendorong kebangkitan UMKM lokal Jombang melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Purisemanding, Nurbata, mengungkapkan bahwa Pujasera Kaloka merupakan hasil kolaborasi antara 13 desa di Kecamatan Plandaan yang menyertakan modal ke BUMDesma Plandaan Lestari senilai Rp420 juta. Ditambah dana dari BUMDesma sebesar Rp630 juta, total investasi yang dikucurkan mencapai Rp1,05 miliar.
“Pujasera Kaloka adalah bentuk nyata pemanfaatan aset desa yang sebelumnya terbengkalai. Ini kolaborasi perdana di Jombang dan semoga jadi inspirasi bagi desa lainnya,” jelas Nurbata.
Kerja sama ini turut melibatkan KUD Sri Lestari Kecamatan Plandaan, sebagai bentuk kemitraan dalam pembangunan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Wakil Bupati Jombang, yang akrab disapa Gus Wabup, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif kolektif ini. Ia menyebut, peluncuran Pujasera Kaloka adalah contoh nyata dari semangat kemandirian dan kreativitas desa dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.
“UMKM tidak hanya mencerminkan semangat kemandirian, tapi juga simbol kreativitas lokal. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar desa menjadi mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
Camat Plandaan, Suparno, menjelaskan bahwa nama “Kaloka” berasal dari bahasa Jawa Kawi yang berarti terkenal atau tersohor. Ia berharap Pujasera Kaloka bisa menjadi wadah pertumbuhan UMKM dan pemicu semangat kewirausahaan masyarakat.
“Pujasera Kaloka dapat menjadi ikon baru bagi Kecamatan Plandaan dan meningkatkan daya tarik ekonomi desa,” katanya.
Acara Gelar Potensi UMKM Jombang 2025 ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Mei 2025, dan menghadirkan berbagai produk unggulan dari pelaku usaha lokal.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari padatnya pengunjung yang hadir untuk menikmati kuliner, kerajinan, serta produk kreatif lainnya.

