Minke.id — Di tengah tekanan ekonomi global yang kian tidak menentu, dr. Agung Mulyono, Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, menggelar sarasehan bertema “UMKM sebagai Solusi Strategis Menghadapi Krisis Ekonomi Global”, Sabtu (14/6), di Rumah Makan Bu Kadir, Bondowoso.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Dandim 0822 Bondowoso Letkol Achmad Yani, Kepala Kantor Pos Bondowoso Made Angga Pramudia, Dosen Unesa Audinda, serta pelaku UMKM dan perwakilan Himpunan Pengusaha Kecil dan Menengah (HIPKA).
Dalam sambutannya, dr. Agung Mulyono menegaskan pentingnya peran UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama saat menghadapi gejolak ekonomi global dan tantangan lokal.
“UMKM adalah fondasi ekonomi rakyat. Di tengah ketidakpastian global, mereka tetap mampu bertahan dan membuka lapangan kerja,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada ekonomi, dr. Agung juga menyinggung tantangan politik yang dihadapinya dalam pencalonan legislatif periode ketiga.
“Perjuangan kali ini jauh lebih berat dibanding periode pertama dan kedua. Kompetisinya semakin sengit, dan itu menuntut kerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Sarasehan ini juga menjadi ruang edukasi publik mengenai dua isu utama yang menjadi perhatian dr. Agung: kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan pengobatan saat sakit, tetapi mulai membiasakan pola hidup sehat dan pemeriksaan preventif.
“Jangan tunggu sakit baru berobat. Di Rumah Sakit NU Bondowoso, kini tersedia tiga layanan promotif dan preventif yang bisa diakses cukup dengan BPJS. Apalagi, Bondowoso sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya.
Salah satu gagasan menarik yang disampaikan adalah pelibatan pelaku UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut dr. Agung, program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
“Kami akan data para pelaku usaha lokal. Jika sesuai kriteria, mereka bisa dilibatkan dalam pengadaan menu MBG. Ini langkah konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi,” tegasnya.
Sarasehan ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun ekosistem UMKM Bondowoso yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan secara preventif.

